LombokPost-Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika akan kembali menggelar ajang balap mobil GT World Challenge Asia (GTWCA) pada 1–3 Mei. Ajang ini tidak hanya menjadi adu cepat, tetapi juga mendorong ekonomi dan membuka peluang investasi di NTB.
Ada alasan ajang ini kembali digelar di Lombok. Berdasarkan data 2025, dampaknya cukup besar. Sebanyak 9.000 orang memadati sirkuit sepanjang akhir pekan balapan. Nilai publikasi atau Public Relations (PR) Value mencapai Rp 37,2 miliar.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengungkapkan, GT World Challenge Asia memiliki karakter unik dengan kehadiran Gentleman Driver.
Baca Juga: Sean Gelael Turun Gunung! Sirkuit Mandalika Siap Gelar Balap Mobil GT3 Dunia
Mereka adalah pebalap nonprofesional yang merupakan pengambil keputusan di berbagai sektor bisnis global.
“Para gentleman driver ini latar belakang bisnisnya beragam, mulai dari industri perhotelan, perdagangan, hingga hiburan. Kehadiran mereka di Mandalika adalah peluang emas memperkenalkan potensi investasi kita secara langsung,” jelas Priandhi, Senin (6/4).
Strategi ini mulai menunjukkan hasil. Priandhi menyebut, pasca penyelenggaraan tahun lalu, sudah ada tim balap yang merealisasikan investasi di kawasan The Mandalika.
“Harapannya, pengalaman mereka di lintasan dan keindahan alam Lombok mendorong mereka kembali sebagai wisatawan, atau bahkan lebih jauh lagi, sebagai investor tetap,” tambahnya.
Dari sisi lapangan kerja, ajang ini melibatkan sekitar 500 putra-putri NTB sebagai volunteer. Mereka mengisi berbagai posisi, mulai dari marshal, kru media center, hingga tenaga pengamanan dan hospitality.
Baca Juga: KEK Mandalika Makin Diminati Investor, Pemkab Lombok Tengah Perkuat Regulasi Investasi
Sektor riil seperti hotel, homestay, persewaan kendaraan, hingga pedagang asongan dan UMKM kuliner di kawasan Mandalika diperkirakan mengalami lonjakan omzet saat puluhan tim balap dari 17 negara datang ke Lombok.
General Manager SRO Motorsports Asia Benjamin Franassovici memuji Sirkuit Mandalika. Ia menyebut sirkuit ini memiliki daya tarik yang menggabungkan lintasan teknis dengan panorama pantai tropis.
“Pengalaman tahun lalu luar biasa. Kualitas lintasan dan keragaman pabrikan seperti Ferrari, Lamborghini, Audi, hingga Porsche yang terlibat, memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi motorsport internasional yang diperhitungkan dunia,” puji Benjamin.
Dengan distribusi siaran global yang menjangkau jutaan penonton dari berbagai negara, gelaran Mei di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika diprediksi semakin memperkuat country branding Indonesia sebagai destinasi otomotif roda empat di Asia.
Editor : Akbar Sirinawa