LombokPost--Harapan ratusan warga Nusa Tenggara Barat untuk kembali melihat dengan jelas mulai terwujud. Kementerian Sosial RI menggelar bakti sosial operasi katarak di RS Mandalika Provinsi NTB, Jumat (17/4), dengan menyasar ratusan pasien dari berbagai daerah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Sosial RI bersama RS Mandalika, PERDAMI, RS Mata NTB, RSUD Bima, dan Yayasan Kasih Tuna Daksa.
Secara keseluruhan, program ini menargetkan 500 mata di NTB, masing-masing 350 di Pulau Lombok dan 150 di Pulau Sumbawa.
Khusus di RS Mandalika, pelayanan difokuskan untuk warga Kabupaten Lombok Tengah dengan target awal 100 pasien. Proses operasi dilakukan di ruang bedah RS Mandalika dengan melibatkan tiga dokter spesialis mata.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
“Selain membantu kepesertaan BPJS Kesehatan melalui PBI JKN, kami juga menghadirkan berbagai bakti sosial. Salah satunya operasi katarak ini untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Baca Juga: Sleep Training dan Bayi yang Tak Lagi Bangun: Saat Tren Parenting Berubah Jadi Peringatan
Ia menyebutkan, khusus di NTB terdapat 500 penerima manfaat, dengan 100 pasien berasal dari Lombok Tengah. Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini terkendala biaya maupun akses layanan kesehatan mata.
Direktur RS Mandalika NTB, dr. Oxy Cahyowahyuni, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh kegiatan tersebut. Dukungan diberikan mulai dari fasilitas, tenaga medis, hingga pelayanan pasien.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. RS Mandalika siap memastikan kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, salah satu keluarga pasien, Budiman Asmara, mengaku bersyukur atas terselenggaranya operasi katarak gratis ini. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya yang tidak mampu.
“Kami sangat berterima kasih. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Melalui bakti sosial ini, pemerintah berharap kualitas penglihatan masyarakat dapat kembali membaik, sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas dan kualitas hidup sehari-hari, khususnya bagi warga Lombok Tengah.
Editor : Kimda FaridaSumber : siaran pers