LombokPost-Kabupaten Lombok Tengah kembali menjadi lokus strategis bagi pembelajaran calon-calon pemimpin Polri masa depan. Hal ini terlihat saat Polres Lombok Tengah menerima kunjungan penting dari para peserta Kuliah Kerja Profesi (KKP) Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026, Senin (18/5).
Pertemuan yang berlangsung hangat di Aula Lantai 1 Polres Lombok Tengah ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Lombok Tengah.
Dalam sambutannya, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Bumi Tatas Tuhu Trasna sebagai lokus KKP.
Ia menaruh harapan besar agar agenda akademik ini mampu melahirkan sumbangsih pemikiran yang konkret, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan.
Baca Juga: Pemkab Loteng “Bersih-bersih” Indomaret dan Alfamart, Diminta Tutup Mandiri Paling Lambat 16 Mei
"Tema ketahanan pangan yang diangkat dalam kegiatan ini merupakan program yang memang telah kita laksanakan bersama di Kabupaten Lombok Tengah. Kami berharap KKP ini melahirkan pertukaran pengalaman dan pemikiran strategis yang berdampak positif," ujar AKBP Eko Yusmiarto.
Di tempat yang sama, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri memanfaatkan momentum ini untuk memaparkan anatomi daerah yang dipimpinnya.
Di hadapan para perwira menengah tersebut, Bupati mengupas tuntas kondisi geografis, potensi lokal, geliat sektor pendidikan dan ekonomi, hingga progres krusial terkait penanganan stunting yang tengah digenjot pemerintah daerah.
Tak lupa, orang nomor satu di Lombok Tengah ini memberikan rapor hijau dan apresiasi tinggi kepada korps baju cokelat atas komitmennya menjaga stabilitas wilayah.
Baca Juga: Gerbong Mutasi Polres Loteng Bergerak, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Resmi Berganti
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lombok Tengah beserta jajaran yang telah melaksanakan sistem pengamanan dengan penuh dedikasi. Berkat kerja keras ini, situasi kamtibmas di Lombok Tengah tetap aman dan kondusif," ungkap Lalu Pathul Bahri.
Guna menyerap realitas di lapangan secara objektif, agenda tidak hanya diisi dengan seremoni sambutan.
Acara dilanjutkan dengan kedalaman diskusi melalui Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan langsung peserta didik Sespimmen Polri dengan para pemangku kepentingan daerah.
Dalam ruang diskusi tersebut, berbagai isu sensitif dan strategis dikuliti bersama. Mulai dari pemetaan ketahanan pangan, dinamika sosial-ekonomi masyarakat, akselerasi penurunan angka stunting, hingga peta mitigasi keamanan di Lombok Tengah.
Baca Juga: 25 Ritel Modern di Lombok Tengah Tutup Massal, Bagaimana Nasib 151 Karyawannya?
Melalui formula FGD ini, para peserta KKP berhasil mengantongi data primer, masukan berharga, serta potret utuh mengenai peluang dan tantangan daerah.
Seluruh instrumen informasi ini nantinya akan diramu menjadi bahan kajian akademik sekaligus bekal penting dalam pengembangan strategi kepemimpinan Polri di masa mendatang.
Editor : Kimda Farida