LombokPost-Penyegaran organisasi terjadi di tubuh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
Posisi General Manager (GM) The Mandalika kini resmi dinahkodai oleh Pari Wijaya menggantikan Agoes Setiawan.
Sementara, posisi Direktur Utama MGPA kini diamanahkan kepada mantan pembalap nasional, Ananda Mikola, menggantikan Priandhi Satria.
Penyegaran ini membawa misi besar. Sirkuit Internasional Mandalika kini tidak lagi hanya berbicara soal kalender balapan, melainkan lompatan besar dalam pengembangan ekosistem sirkuit dan investasi kawasan secara menyeluruh.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka menegaskan, pergantian direksi adalah hal yang lumrah di tubuh BUMN.
Target yang dibebankan kepada nakhoda baru pun sangat jelas: harus mampu memberikan nilai tambah (value) yang terukur dari sebelumnya. Mulai dari percepatan dan lonjakan nilai investasi, hingga intensitas aktivitas event.
“Pak Pari Wijaya bisa disebut sebagai saksi berdirinya kawasan. Kemudian Pak Ananda Mikola sebagai mantan pembalap dan pernah mengelola Sirkuit Sentul, artinya punya pengalaman. Namun diyakini tentu berbeda ya dalam mengelola Sirkuit Sentul dengan Sirkuit Mandalika,” kata Troy, Jumat (22/5).
Troy meyakini, latar belakang jajaran direksi baru yang sangat dekat dengan dunia olahraga akan membawa rencana baru yang lebih segar.
Tantangan besar bagi Dirut MGPA yang baru adalah bagaimana merajut kolaborasi kuat dengan ITDC dari sisi pengembangan kawasan, bukan sekadar fokus pada lintasan balap semata.
“Akan ada hal-hal baru di sirkuit nantinya,” sambung Troy.
Baca Juga: IMI dan MGPA Incar Asian Le Mans Series Mengaspal di Sirkuit Mandalika
Ke depan, wajah Sirkuit Mandalika diproyeksikan akan semakin premium. Troy membeberkan bahwa pengembangan sirkuit akan diiringi dengan masuknya investasi-investasi strategis di sekitar area lintasan. Mulai dari pembangunan akomodasi mewah berupa luxury vila, hingga penyediaan fasilitas garasi khusus berstruktur permanen untuk mobil-mobil premium.
Langkah ini diyakini akan berjalan mulus berkat sinergi yang kian kokoh. Kehadiran Ananda Mikola di MGPA ditambah kedekatan emosional serta persaudaraan dengan Moreno Soeprapto yang menjabat sebagai Ketua IMI Pusat, menjadi sinyal positif bagi masa depan motorsport di Lombok.
“Sekarang kami, ITDC, IMI, dan MGPA bisa berlari bersama, memiliki tujuan yang sama yaitu membuat Sirkuit Mandalika menjadi sirkuit terbaik di Indonesia,” tegas Troy.
Visi besar ini disambut optimis oleh Direktur Utama MGPA yang baru, Ananda Mikola. Mengakui keberhasilan luar biasa yang dicapai kepengurusan sebelumnya, Ananda menegaskan siap meneruskan dan melengkapi fasilitas Sirkuit Internasional Mandalika agar semakin sempurna.
Baca Juga: Pesan Pamit Priandhi Satria Usai Lepas Jabatan Direktur Utama MGPA
Bagi Ananda, menghidupkan kawasan sirkuit secara berkelanjutan jauh lebih penting daripada sekadar menggelar balapan musiman.
Infrastruktur pendukung yang mumpuni menjadi kunci utama untuk menarik minat para pecinta otomotif dunia datang ke Lombok.
“Sirkuit ini bukan cuma sekedar balap, lebih dari 50 persen saya harus pikirkan sistem ini jalan. Gimana caranya orang mau datang kalau garasi tidak ada. Semangat saya juga sudah mau gimana mau hidupin kawasan,” kata Ananda.
Sebagai sirkuit yang sudah menyandang status internasional, Ananda memastikan komitmennya untuk terus berburu dan mendatangkan berbagai event kelas dunia ke sirkuit kebanggaan masyarakat NTB ini.
Editor : Kimda Farida