LombokPost-ITDC menyerahkan 22 hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada tujuh desa penyangga KEK Mandalika, Senin (25/5).
Hewan kurban berupa 14 sapi dan delapan kambing itu seluruhnya diperoleh dari peternak lokal.
“Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 10 ekor hewan kurban,” ucap GM The Mandalika Pari Wijaya kepada wartawan.
Pari menegaskan, hewan kurban yang berasal dari peternak lokal merupakan komitmen dari ITDC.
Agar keberadaan KEK Mandalika bisa langsung dirasakan dampaknya dalam menggerakkan urat nadi perekonomian masyarakat bawah.
Baca Juga: Tukar Guling Aset Pemkab Loteng dan ITDC Berproses di Tahap Administrasi
Untuk teknis pembagian, ITDC memilih mempercayakan sepenuhnya kepada struktur pemerintahan desa setempat agar penyalurannya bisa lebih tepat sasaran.
“Pihak desa dan dusun yang akan mendistribusikan, kami cukup antarkan hingga ke lokasi desa,” imbuh Pari.
Faktor higienitas dan kesehatan juga tidak luput dari perhatian. ITDC menjamin seluruh hewan kurban yang diserahkan berada dalam kondisi prima dan memenuhi syariat Islam.
Pemeriksaan ketat dilakukan dengan melibatkan tenaga profesional dari dinas terkait.
“Kami menggandeng petugas kesehatan hewan dari dinas terkait. Sehingga ketika dagingnya dikonsumsi dipastikan aman, ini juga menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.
Baca Juga: Singapura hingga AS Kepincut, Segini Total Investasi yang Banjiri KEK Mandalika!
Staf Ahli Bupati Setda Loteng Lalu Sungkul yang hadir dalam kesempatan itu berharap momentum ini dapat semakin mempererat keharmonisan hubungan antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, investor, dan masyarakat.
“Ini aktivitas ibadah, kita harapkan semoga investor semakin bertambah dan membawa dampak positif kepada masyarakat Lombok Tengah dan NTB pada umumnya,” singkatnya.
Sekretaris Desa Kuta Mardan menyampaikan terima kasih atas konsistensi dan kepedulian ITDC beserta para investor kawasan.
Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat pada hari besar Islam itu.
Baca Juga: Tak Lagi di Mataram, Launching MotoGP 2026 Diboyong ke Jakarta
“Tentu kami dari pemerintah desa sangat menyambut baik. Ini menjadi bukti bahwa kehadiran investasi di Mandalika tidak melupakan aspek sosial kemasyarakatan,” ungkap dia.
Editor : Kimda Farida