Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bersih-Bersih Aset, Motor Dinas Loteng Dilelang Mulai Rp 281 Ribu

Lestari Dewi • Rabu, 3 Juni 2026 | 12:20 WIB
Sejumlah pegawai BKAD saat mengecek kondisi kendaraan dinas pemkab Loteng yang akan dilelang, belum lama ini.
Sejumlah pegawai BKAD saat mengecek kondisi kendaraan dinas pemkab Loteng yang akan dilelang, belum lama ini.

 

LombokPost-Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Tengah (Loteng) bersih-bersih aset daerah. Menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram, Pemkab Loteng melelang puluhan unit eks kendaraan dinas secara online.

Kepala BKAD Loteng Taufikurrahman Puanote mengungkapkan, seluruh objek yang dilelang merupakan bekas kendaraan operasional yang sudah tidak digunakan lagi. Namun, kendaraan-kendaraan ini dijual dengan kondisi apa adanya.

“Lelang ini bagian dari pengelolaan aset daerah yang tertib, efektif, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Hasil bersihnya nanti akan langsung disetor untuk menjadi sumber penerimaan daerah,” ujar dia, Selasa (2/6).

Baca Juga: 32 Lahan Aset Pemkab Loteng Disiapkan untuk KDMP, Relaksasi Agrinas Luas Lahan Boleh Kurang dari 10 Are

Bagi masyarakat yang mencari kendaraan murah, lelang kali ini bisa menjadi kesempatan. Ada 53 unit kendaraan roda dua dari berbagai merek yang siap dilepas. Mulai Suzuki Thunder, Honda Win, Honda Supra X 125, Honda Supra Fit, Suzuki Axelo, Suzuki Smash, Honda Legenda, hingga Honda Astrea Star.

“Nilai limit yang ditawarkan sangat ramah di kantong, bervariasi mulai dari Rp 281 ribu hingga Rp 3,47 juta per unit,” kata Arman, sapaan akrabnya.

Selain kendaraan siap pakai, BKAD juga melelang enam paket limbah padat (scrap) kendaraan dinas. Paket ini terdiri dari lima paket scrap roda dua berisi 7-10 unit per paket dan satu paket scrap roda empat yang melingkupi tiga unit mobil, yakni Suzuki Carry ST100, Chevrolet Blazer, dan Suzuki Carry. Paket scrap mobil ini dibuka dengan harga limit Rp 7,15 juta.

Baca Juga: Bapenda Lombok Tengah Andalkan Digitalisasi Pajak

“Untuk menjamin proses yang kompetitif dan bebas dari praktik pungli, lelang dilakukan secara daring dengan metode penawaran terbuka (open bidding) melalui situs resmi,” bebernya.

Masyarakat yang berminat wajib membuat akun di portal resmi www.lelang.go.id dengan melengkapi dokumen identitas diri seperti KTP, NPWP, dan nomor rekening pribadi.

Penawaran sudah mulai dibuka dan akan resmi ditutup pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 10.00 Wita. Penetapan pemenang akan dilakukan langsung setelah penawaran ditutup KPKNL Mataram.

Sebelum memilih, BKAD Loteng menyarankan calon pembeli untuk melihat langsung kondisi fisik kendaraan agar tidak membeli kucing dalam karung. Peninjauan fisik barang dibuka selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juni 2026 pada jam kerja.

Baca Juga: Rekor! Lombok Tengah Sabet Opini WTP 14 Kali Berturut-turut

“Lokasinya tersebar di dua titik, yaitu Gudang Kompleks Kantor Bupati Lombok Tengah di Puyung dan Gudang Dinas P3AP2KB,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian Loteng ini.

Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai ketentuan melalui virtual account (VA) paling lambat satu hari kalender sebelum lelang dimulai. Pemenang lelang wajib melunasi harga pokok lelang ditambah Bea Lelang Pembeli sebesar 2 persen, paling lambat lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

“Jika lewat dari waktu yang ditentukan tidak dilunasi, maka peserta dinyatakan wanprestasi (gugur) dan uang jaminannya hangus, langsung disetor ke kas daerah,” tegasnya. 

Editor : Kimda Farida
#bkad loteng #aset #lelang #KPKNL Mataram #bersih-bersih