Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dua Santri Luka Bakar di Lombok Tengah Dapat Bantuan Ayam Petelur dari Pemkab

Lestari Dewi • Senin, 15 Juni 2026 | 09:06 WIB
 Wakil Bupati Loteng M Nursiah (tiga kanan) didampingi Dirut Perumda Tiara Loteng Bambang Soepratomo (kiri) menyerahkan bantuan pada keluarga santri korban luka bakar di Batukliang Utara, Loteng, Sabtu (13/6). (Dewi/Lombok Post)
Wakil Bupati Loteng M Nursiah (tiga kanan) didampingi Dirut Perumda Tiara Loteng Bambang Soepratomo (kiri) menyerahkan bantuan pada keluarga santri korban luka bakar di Batukliang Utara, Loteng, Sabtu (13/6). (Dewi/Lombok Post)

 

LombokPost-Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng) M Nursiah menjenguk dua santri korban luka bakar, Sabtu (13/6).

Dalam kunjungan di dua lokasi sejak pukul 11.00 Wita hingga 14.00 Wita itu, Pemkab Loteng bersama Perumda Tiara menyalurkan bantuan kandang dan 18 ekor ayam petelur untuk menopang ekonomi keluarga korban.

Pemkab Loteng menggandeng Perumda Tiara Loteng untuk menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial. Bentuknya modal usaha berupa kandang lengkap dengan 18 ekor ayam petelur.

Baca Juga: Maskapai Singapura Tambah Frekuensi Penerbangan ke Lombok, Legislatif Minta Pemkab Loteng Benahi SDM dan Infrastruktur

“Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang paling maksimal. Fisiknya harus pulih, dan psikologisnya juga harus dikuatkan,” ujar Nursiah pada Lombok Post.

Nursiah juga memberi penguatan moril kepada orang tua korban. Ia meminta mereka tetap tabah dan sabar menghadapi ujian berat. 

Pemkab Loteng memilih bantuan ayam petelur karena ingin dampaknya berjangka panjang. Bantuan itu diharapkan mampu menopang ekonomi keluarga yang terganggu selama masa pemulihan korban.

Baca Juga: Kejari dan Dinsos Loteng Salurkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar

“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga. Telurnya nanti bisa dijual untuk menopang kebutuhan ekonomi sehari-hari, atau dikonsumsi sendiri untuk pemenuhan gizi korban selama masa penyembuhan,” terang Nursiah.

Bantuan ini berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BUMD Perumda Tiara Loteng. Langkah ini menjadi bentuk dukungan Pemkab Loteng terhadap program pemberdayaan bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tiara Loteng Bambang Soepratomo menyatakan, bantuan ini menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan pencegahan stunting.

Selain itu, atas arahan langsung dari Wabup Nursiah, kata Bambang, kepedulian pemerintah tidak akan berhenti pada pemberian ayam petelur. Pihaknya siap mengawal pemulihan luka bakar kedua santri hingga ke tingkat rujukan.

Bambang mengaku telah mendengar keluhan dan kondisi ekonomi keluarga kedua korban. Bahkan, keluarga kesulitan menyiapkan biaya transportasi untuk membawa korban ke rumah sakit.

Baca Juga: Polisi Periksa Tujuh Saksi, Kasus Pembakaran Santri di Lombok Tengah

“Hari Senin, kami akan turut mendampingi serta membantu seluruh biaya pengobatan dan pemulihan kedua korban di RSUD Provinsi NTB,” tegas Bambang.

Pihak keluarga korban tidak mampu menyembunyikan rasa syukur. Di tengah ujian berat yang menimpa anak mereka, kehadiran pemerintah daerah dan Perumda Tiara dinilai memberi harapan baru.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Wabup dan Perumda Tiara. Bantuan usaha ini sangat berarti agar dapur kami bisa tetap mengepul di tengah situasi sulit ini,” ungkap Nuraini, ibu dari ADR. 

Editor : Kimda Farida
#m nursiah #luka bakar #Wakil Bupati Lombok Tengah #korban #ayam petelur