LombokPost-Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memastikan roda persiapan gelaran akbar MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika 2026 resmi dimulai. Jika tidak ada aral melintang, peluncuran resmi (launching) ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut bakal digebrak di Jakarta pada Rabu (17/6).
Kepastian tersebut dilontarkan langsung oleh Direktur Utama MGPA, Ananda Nikola, di sela-sela kesibukannya memantau ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (14/6) lalu.
Langkah ini sekaligus menepis keraguan publik dan memberikan jaminan bahwa Indonesia tetap menjadi tuan rumah panggung balap kelas dunia tersebut.
Baca Juga: Bertemu Gubernur NTB dan Bupati Loteng, MGPA Matangkan Persiapan MotoGP Indonesia 2026
"Peluncuran ajang MotoGP Mandalika direncanakan tanggal 17 Juni 2026 besok," terang Ananda Nikola kepada awak media.
Ananda tidak menampik jika jadwal launching musim ini sedikit kedodoran dibandingkan tahun lalu.
Jika sebelumnya promosi sudah digas sejak awal tahun, kali ini MGPA baru bisa memulainya di pertengahan tahun.
Faktor eksternal global menjadi pemicu utama pergeseran kalender kerja ini.
"Karena kondisi geo politik yang memaksa kita," katanya blak-blakan.
Baca Juga: Tak Lagi di Mataram, Launching MotoGP 2026 Diboyong ke Jakarta
Meski demikian, eks pembalap nasional ini menggaransi keterlambatan launching tidak akan memengaruhi kesiapan di lintasan.
Secara teknis, kesiapan Sirkuit Mandalika sudah sangat matang dan teruji. Saat ini, MGPA tinggal memperkuat strategi komersial guna menggenjot penjualan tiket dan mendatangkan massa penonton yang lebih masif.
Optimisme tinggi diusung pihak penyelenggara pada musim 2026 ini. MGPA meyakini daya sedot MotoGP Mandalika akan jauh lebih kuat berkat hadirnya dua pembalap menonjol asal Indonesia yang bakal mengaspal.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Veda, pembalap muda potensial yang saat ini sedang mati-matian berebut takhta juara di kelas Moto3.
Baca Juga: Sapu Bersih Seri Kedua, Nadeem Rustombi Rajai MFoS 2026
Kehadiran putra-putra terbaik bangsa di grid sirkuit internasional ini dipercaya bakal menjadi magnet baru yang ampuh memicu adrenalin para pencinta otomotif tanah air untuk datang langsung ke Lombok.
Di balik optimisme tersebut, MGPA memberikan atensi sekaligus warning keras bagi industri pariwisata dan perhotelan di NTB. Masalah klasik berupa ugal-ugalan harga kamar hotel saat event berlangsung kembali menjadi sorotan tajam karena kerap membuat penonton kapok.
Ananda mengingatkan, tantangan tahun ini jauh lebih berat karena pelaksanaan MotoGP Mandalika berbenturan langsung dengan agenda balap Formula 1 (F1) di Singapura. Jika tarif akomodasi di Lombok tetap dibanderol selangit, bukan tidak mungkin para pelancong domestik maupun internasional bakal membelokkan rute liburan mereka ke negeri singa.
"Pesan kami buat pengelola hotel, mohon rate (harga kamar) hotelnya ditekan," tegas Ananda mengingatkan.
Baca Juga: IMI dan MGPA Incar Asian Le Mans Series Mengaspal di Sirkuit Mandalika
Ia berharap seluruh stakeholder di daerah dapat bersinergi dan menjaga iklim pariwisata tetap sehat. Dukungan penuh dari para pelaku usaha perhotelan sangat dinantikan agar MotoGP Mandalika tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga sukses menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Editor : Kimda Farida