LombokPost - Suasana di Dusun Setumbak, Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, mendadak riuh pada Selasa pagi (23/6). Puluhan warga dari berbagai usia berkumpul memadati lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang diinisiasi personel TNI setempat.
Tepat pukul 10.00 Wita, saat peluit babak pertama ditiup, sorak-sorai dan tepuk tangan langsung pecah memenuhi lokasi acara. Setidaknya 40 warga antusias menyaksikan jual beli serangan dan adu keterampilan di layar lebar yang disiapkan Koramil setempat.
Baca Juga: Pemkab Loteng Tak Tegas Hadapi Alfamart
Kegiatan nobar itu sengaja digelar Koramil 06/Jonggat. Bukan sekadar memberi hiburan gratis, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi serta kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kami ingin menciptakan suasana yang akrab dan menghibur bagi masyarakat. Lewat sepak bola, sekat-sekat itu hilang. Kita semua membaur, bersorak, dan menikmati pertandingan bersama,” ujar Pjs Danramil 06/Jonggat Peltu Adrian Kalhari kepada wartawan, Rabu (24/6).
Inisiatif jajaran Koramil itu disambut antusias warga. Selain menikmati pertandingan kelas dunia secara gratis dengan tampilan visual yang jelas, warga juga mendapat suguhan camilan hangat. Panganan lokal itu membuat atmosfer nobar terasa semakin hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui momentum ini, olahraga terpopuler di dunia menjadi jembatan sosial di tengah masyarakat. “Nobar ini membuktikan bahwa sepak bola selalu punya cara magis untuk menyatukan hati masyarakat, terlebih ketika dinikmati bersama para pelindung rakyat,” pungkas Adrian.
Editor : Akbar Sirinawa