LombokPost - Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mengusulkan dua lokasi baru untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dua lokasi itu berada di Desa Awang dan Desa Kuta, Kecamatan Pujut.
Pemkab menyerahkan usulan itu saat Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau operasional KNMP Bilelando di Praya Timur, Jumat (17/7). Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Loteng Nurjahman mengatakan, pemilihan kedua desa mempertimbangkan potensi ekonomi dan pengembangan wilayah.
“Pertimbangannya, Desa Awang merupakan desa persiapan Mertak yang juga menjadi salah satu pusat aktivitas nelayan terbesar di Loteng. Sementara Desa Kuta memiliki nilai strategis dengan tingginya aktivitas ekonomi karena ditopang sektor pariwisata internasional,” kata Nurjahman kepada Lombok Post, Minggu (19/7).
Baca Juga: Sinergi Bangun Pesisir, Menteri KKP Tinjau KNMP Bilelando Loteng
Pemkab Loteng berharap KKP menyetujui usulan itu agar modernisasi kampung nelayan dapat menjangkau kawasan pesisir lain di Gumi Tatas Tuhu Trasna. “Semoga direstui,” harapnya.
Nurjahman mengatakan, KNMP Bilelando dibangun di atas lahan seluas satu hektare dengan anggaran pemerintah pusat Rp 22,6 miliar. Fasilitasnya meliputi pabrik es, cold storage, sentra kuliner, bengkel kapal, serta dukungan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Menurut Nurjahman, Menteri Trenggono mengaku puas melihat fasilitas KNMP Bilelando yang mulai beroperasi penuh. Menteri juga berpesan agar masyarakat menjaga aset KNMP dengan baik.
Dalam kunjungan itu, nelayan menyampaikan keluhan mengenai sulitnya mengakses bahan bakar minyak (BBM). Menteri Trenggono lalu menginstruksikan jajarannya memfasilitasi kebutuhan BBM bagi nelayan.
Baca Juga: Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional
“Pak Menteri langsung memerintahkan Direktur Perlindungan Nelayan agar KNMP Bilelando ini segera difasilitasi untuk pembangunan SPBU Nelayan (SPBUN), tapi karena ini tidak sepaket dengan KNMP maka diajukan baru,” terangnya.
Wakil Bupati Loteng M Nursiah mengatakan, usulan dua lokasi baru KNMP menjadi upaya pemkab memperluas dampak program bagi nelayan. Menurutnya, KNMP Bilelando dapat mendorong pengembangan kawasan pesisir lain di Loteng.
“Kehadiran program KNMP ini sudah terbukti mampu mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Karena itu, kita berharap usulan di Desa Awang dan Desa Kuta membuat lompatan ekonomi lokal ini bisa dirasakan lebih luas oleh nelayan kita,” ujar Nursiah.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post