Alokasikan Pembebasan Lahan SPAM Masmirah di APBD Perubahan 2026

Lestari Dewi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 08:35 WIB
MASIH DIMINATI: Sejumlah pengunjung berswafoto dengan latar pemandangan alam Danau Biru Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Jumat (27/3).
MASIH DIMINATI: Sejumlah pengunjung berswafoto dengan latar pemandangan alam Danau Biru Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Jumat (27/3).

 

LombokPost - Pemkab Lombok Tengah (Loteng) bersiap membebaskan lahan untuk mendukung rencana pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Masmirah oleh pemerintah pusat pada 2027. Penyiapan lahan untuk fasilitas pengolahan air bersih dan reservoir ditargetkan rampung pada akhir 2026.

“Kebutuhan lahannya tidak terlalu luas, sekitar satu hektare. Kami mengupayakan pembebasan lahan dilakukan tahun ini dengan menyiapkan alokasi anggarannya pada APBD Perubahan 2026,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng Taufikurrahman Pua Note kepada koran ini, Selasa (21/7).

Pemkab akan menyesuaikan besaran anggaran dengan kebutuhan di lapangan. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Loteng akan memfasilitasi penentuan lokasi tapak proyek secara teknis.

"Kita sesuaikan dengan kebutuhan lahan satu hektare dan dua lokasi untuk reservoir Pemepek dan Bonjeruk," jelasnya. 

Pemkab Loteng memastikan komitmen penuh dalam penyediaan lahan. Langkah itu untuk mendukung realisasi program strategis pemerintah pusat tanpa kendala.

Baca Juga: Perumda Tiara Loteng Sebut SPAM Masmirah Butuh Lahan Satu Hektare

Terpisah, Direktur Utama Perumdam Tiara Loteng Bambang Soepratomo mengungkapkan, pemerintah daerah telah menerima nota dinas terkait rencana pembangunan SPAM Masmirah. Hal ini menandakan pembangunan fisik secara prinsip telah mendapat persetujuan pemerintah pusat.

Saat ini, Pemkab Loteng bersama Perumdam Tiara Loteng fokus melengkapi seluruh dokumen persyaratan administrasi dan kesiapan tapak lokasi. “Lahan calon lokasi pembangunan fasilitas SPAM sudah dipetakan. Tinggal menunggu proses pembebasan saja. Jika tidak ada hambatan, tahun depan pembangunan fisik mulai berjalan,” terang Bambang.

SPAM Masmirah diproyeksikan memperluas cakupan layanan air bersih di Lombok Tengah secara signifikan. Potensi penambahannya mencapai 15 ribu sambungan rumah (SR) baru. Selain menyasar pelanggan baru, operasional SPAM Masmirah ditujukan untuk mengoptimalkan keandalan pasokan air bagi pelanggan lama.

Baca Juga: CETAK SEJARAH! PERUMDAM Lombok Tengah Tembus Deviden ke Daerah 3 Tahun Beruntun, Kunci WTP 4 Kali!

SPAM Masmirah nantinya akan memasok kebutuhan air bersih bagi pelanggan di Kecamatan Pringgarata, Jonggat, Praya Barat Daya, dan Praya Barat. Pembagian beban distribusi memungkinkan pasokan dari sistem lama difokuskan untuk memaksimalkan pelayanan di wilayah lain, seperti Kecamatan Praya dan Praya Tengah.

Penambahan pelanggan baru serta optimalisasi layanan pelanggan lama secara otomatis akan meningkatkan pendapatan perusahaan. “Pada akhirnya, muara dari peningkatan kualitatif layanan ini adalah kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Lombok Tengah,” pungkas Bambang. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
SPAM Masmirah Pembebasan Lahan Pemkab Loteng Alokasi apbd perubahan