LombokPost - Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus diperluas. Melalui program InJourney Green, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) bersama para pemangku kepentingan kembali menanam 4.500 bibit mangrove di Lot MG-Blok 23, Area Mangrove Sanctuary bagian timur KEK Mandalika, Jumat (24/7).
General Manager The Mandalika I Made Pari Wijaya menjelaskan, penanaman itu menjadi bagian dari proses rehabilitasi ekosistem pesisir yang telah dipetakan sebelumnya. Dengan tambahan itu, jumlah mangrove yang telah ditanam di kawasan itu mencapai 20.000 pohon.
Baca Juga: InJourney Airports Dukung Konservasi Bahari hingga Ekonomi Warga
“Kami menanam bibit jenis Rhizophora atau pohon bakau, sesuai dengan spesies vegetasi lokal yang ada di kawasan ini. Program ini sudah kami inisiasi sejak akhir tahun lalu dan berjalan secara konsisten,” ujar Pari Wijaya seusai penanaman.
Ia memaparkan, luas Mangrove Sanctuary Mandalika mencapai 45,7 hektare. Sekitar 7 hektare di antaranya telah ditanami. ITDC menargetkan rehabilitasi mencakup dua pertiga dari luas area itu secara bertahap dalam lima tahun ke depan.
“Penanaman dilakukan berproses dengan memperhitungkan faktor cuaca, kualitas tanah, kesiapan bibit, hingga pemeliharaan pascatanam. Kami menggandeng berbagai stakeholder karena kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Baca Juga: Ukir Sejarah, Kempo Lombok Tengah Raih Juara Umum Porprov NTB 2026
Pari Wijaya berharap Mangrove Sanctuary dapat menjadi paru-paru kawasan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Potensinya meliputi budi daya kepiting rawa hingga rute wisata edukasi mangrove.
Dukungan juga datang dari jajaran TNI. Komandan Koramil 1620-02/Pujut Kapten Inf Habdi menegaskan, keterlibatan TNI menjadi bentuk komitmen menjaga kawasan pesisir Mandalika yang berkembang sebagai destinasi pariwisata.
Penanaman mangrove itu bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan itu menjadi langkah konkret menjaga benteng alami pesisir dari abrasi laut sekaligus menopang keseimbangan ekosistem pariwisata.
“TNI siap mendukung penuh setiap upaya pelestarian lingkungan demi masa depan,” tegas Kapten Inf Habdi.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post