Modus Ajak Kerjakan Laporan di Tempat Sepi, Oknum Kepala SPPG di Praya Diduga Lecehkan Bawahan

Lestari Dewi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:17 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

LombokPost– Sebuah rekaman video mediasi terkait dugaan pelecehan seksual mendadak menyedot perhatian warganet di Lombok Tengah. 

Peristiwa yang melibatkan seorang oknum Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berinisial SA di Kecamatan Praya ini mendadak viral setelah diunggah ke media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook @Bang_Guru tersebut, tampak suasana mediasi yang cukup tegang.

Baca Juga: Jalan Amblas Bypass BIL-Mandalika Masuk Atensi DPR RI, Sebut Ada Kesalahan Perancangan, Tak Cukup Tambal Sulam

Korban yang merupakan bawahan terduga pelaku tak mampu menahan air mata saat membeberkan aksi kurang patut yang dialaminya.

Korban mengaku dilecehkan saat diminta mendampingi terduga pelaku menyusun laporan.

"Saya tidak menengok ke belakang karena fokus mengerjakan laporan. Tapi saya merasakan kepala saya dibelai sampai dua kali," tutur korban dalam rekaman video yang dikutip Lombok Post, Senin (27/7).

Baca Juga: Arai Agaska Pecah Telur, Sabet Podium Tertinggi Race 2 MRS 2026

Peristiwa ganjil ini bermula saat SA mengajak korban mencari lokasi yang sepi dengan dalih agar bisa lebih fokus menyelesaikan pekerjaan.

Namun, korban mencium iktikad buruk dari ajakan tersebut. Usai kejadian, korban bahkan sempat berinisiatif mengecek keberadaan kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian untuk mencari bukti.

"Dia sengaja mengajak ke tempat sepi. Makanya begitu dia pergi, saya langsung mengecek ada CCTV atau tidak. Tapi ternyata tidak ada. Kenapa saya berani bicara seperti ini? Karena saya memang merasakannya sendiri," tegas korban. 

Di sisi lain, terduga pelaku SA tampak berusaha menyangkal tuduhan tersebut dalam ruang mediasi. Ia berdalih ajakan ke lokasi sepi itu murni agar pekerjaan laporan bisa tuntas, sekaligus melepas penat.

"Saya sudah bilang, 'Ayo dek, kita mau ke mana?' Lagi pusing begini, dingin. 'Sekarang belikan saya es dulu.' Begitu maksud saya," kata SA dalam rekaman tersebut.

Baca Juga: Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa Dugaan Kasus Pelecehan Verbal, Jumlah Korban Bertambah Jadi 26 Orang

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilayangkan awak media kepada SA melalui pesan singkat WhatsApp belum membuah hasil. Terduga pelaku belum memberikan tanggapan resmi mengenai rekaman video yang beredar luas tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan belum menerima aduan resmi dari pihak korban.

Kasi Humas Polresta Lombok Tengah IPTU Lalu Brata Kusnadi mengatakan, telah berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), namun belum ada laporan masuk.

"Belum ada laporan resmi sampai saat ini, tadi saya sudah cek di SPKT," katanya pada Lombok Post. 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan, Facebook
kepala SPPG Lombok Tengah Video Viral pelecehan seksual oknum