Sepakat Damai, Kasus Tawuran Siswa di Praya Loteng Berakhir Kekeluargaan

Lestari Dewi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 13:19 WIB
BERDAMAI: Proses mediasi antara keluarga siswa dan pihak sekolah setelah aksi tawuran pelajar sepulang sekolah, di aula MAN 1 Praya Tengah, Lombok Tengah, Sabtu (1/8).
BERDAMAI: Proses mediasi antara keluarga siswa dan pihak sekolah setelah aksi tawuran pelajar sepulang sekolah, di aula MAN 1 Praya Tengah, Lombok Tengah, Sabtu (1/8).

 

LombokPost – Perselisihan antar siswa yang sempat viral di media sosial berakhir damai. Pihak sekolah MAN 1 Praya Tengah secara cepat memediasi pertemuan antara kedua belah pihak keluarga siswa yang terlibat aksi tawuran di depan gedung sekolah, Jalan Pejanggik, Praya, Lombok Tengah.

Aksi tak terpuji yang terjadi pada Jumat (31/7) lalu seusai jam pulang sekolah tersebut sempat memicu keprihatinan masyarakat usai rekaman videonya beredar luas di media sosial.

Menyikapi hal itu, pihak sekolah langsung mengambil langkah tegas dan humanis dengan menggelar rapat mediasi. Pertemuan tersebut menghadirkan jajaran pengurus sekolah beserta kedua pihak keluarga dari siswa adik dan kakak kelas. 

Baca Juga: Local Hero Tampil di ARRC SS600 Round 4 di Mandalika, Modal Juara MRS, Arai Agaska Siap Ladeni Herjun Firdaus dan Felix PM

Kepala MAN 1 Praya Tengah, Masdiono, menyampaikan bahwa setelah menelusuri akar permasalahan dan mencari duduk persoalannya, kedua pihak keluarga akhirnya sepakat untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini secara kekeluargaan.

"Berawal dari lempar botol dan kena temannya, itu yang tidak diterima. Setelah kami pertemukan dan duduk bersama, kedua belah pihak keluarga saling memaafkan dan sepakat berdamai. Anak-anak yang terlibat juga dipastikan tetap bisa melanjutkan proses belajar mengajar di sekolah ini," ujar Masdiono, Sabtu (1/8).

Meski masalah internal antar siswa telah rampung, pihak sekolah menekankan pentingnya langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Sebagai solusi konkret, pihak sekolah berharap adanya dukungan pengamanan ekstra dari aparat penegak hukum dan pamong praja di area luar lingkungan sekolah.

Baca Juga: Intip Persiapan Sengit Pembalap Menjelang ARRC 2026 di Mandalika, Debut Rookie Felix Putra Mulya di Kelas para Raja

"Kami sangat berharap partisipasi aktif dari pihak Satpol PP maupun Kepolisian untuk tetap bersiaga dan melakukan patroli rutin, khususnya pada jam-jam riskan seperti saat jam pulang sekolah. Hal ini penting untuk meminimalisir potensi terjadinya tawuran kembali," tambah Masdiono.

Dengan adanya kesepakatan damai ini, situasi di sekitar Jalan Pejanggik kini telah kembali kondusif, dan pihak sekolah berkomitmen untuk memperketat pembinaan karakter bagi para siswanya. 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Lombok Tengah damai tawuran pelajar media sosial Praya Tengah