LombokPost – Niat menikmati indahnya panorama pesisir selatan Lombok Tengah berujung duka. Seorang wisatawan lokal dilaporkan tewas setelah jatuh dari atas tebing Pantai Semeti, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Minggu (2/8) siang.
Korban terhempas ke laut saat tengah asyik mengabadikan momen berswafoto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tragedi tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA.
Korban bernama Sabila, warga Kambeng, Desa Sekotong Timur, saat itu sedang berdiri di tepian tebing Pantai Semeti untuk mengambil foto. Nahas, korban mendadak terpeleset dan jatuh terhempas hantaman ombak besar yang langsung menyeret tubuhnya ke tengah laut.
Baca Juga: Tragedi di Jalur Torean Rinjani, Pendaki Ritual 17 Tahun Tewas Usai Terjatuh ke Jurang 100 Meter
Melihat rekannya jatuh, tiga kawan korban—Anisa, Ferdi, dan Dimas—sontak panik dan berusaha memberikan pertolongan. Mereka mencoba meraih korban sembari berteriak meminta bantuan warga dan nelayan di sekitar lokasi.
Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, membenarkan insiden maut tersebut. Pihaknya menerima laporan darurat sekitar pukul 13.00 WITA dan langsung menerjunkan tim rescue menuju lokasi untuk tindakan evakuasi.
"Begitu laporan masuk, tim rescue Unit Siaga SAR Mandalika langsung kami berangkatkan pukul 13.15 WITA," terang Gde Eka.
Baca Juga: Seorang Pria Terjatuh di Jembatan Perbatasan Pancor–Sekarteja
Di tengah perjalanan tim menuju lokasi, sekira pukul 13.45 WITA, diperoleh kabar bahwa korban sudah berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat yang sigap turun ke laut.
Korban selanjutnya dilarikan ke Klinik Selong Medical Service, Selong Belanak, untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Nahas, nyawa Sabila tidak dapat diselamatkan. Tim medis menyatakan korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Sementara itu, tiga rekan korban berhasil selamat meski menderita luka fisik dan trauma berat. Anisa dan Ferdi mengalami luka-luka serta syok, sedangkan Dimas dilaporkan mengalami syok berat hingga belum bisa diajak berkomunikasi.
Baca Juga: Tenggelam Saat Mancing, Sarafudin Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sungai Dodokan
Menanggapi kejadian ini, pihak SAR Mandalika mengimbau keras seluruh masyarakat maupun wisatawan untuk lebih waspada dan memprioritaskan keselamatan saat berwisata, khususnya di kawasan pesisir tebing yang rawan terhempas ombak.
"Kami mengimbau wisatawan agar tidak nekat mengambil foto di titik-titik ekstrem atau lokasi berisiko tinggi. Keselamatan harus tetap jadi yang utama," tegas Gde Eka.
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan