Zona Timur Mandalika Dilirik 20 Investor

Lestari Dewi • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 08:18 WIB
KIAN BERKEMBANG: Sejumlah wisatawan asing duduk santai sembari menikmati suasana pantai Tanjung Aan di salah satu beach club di kawasan The Mandalika, Loteng, Sabtu (1/8) lalu.
KIAN BERKEMBANG: Sejumlah wisatawan asing duduk santai sembari menikmati suasana pantai Tanjung Aan di salah satu beach club di kawasan The Mandalika, Loteng, Sabtu (1/8) lalu.

 

LombokPost - Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus menunjukkan tren positif. Kawasan itu semakin ramah investasi, terutama zona timur yang mulai dilirik penanam modal dalam dan luar negeri.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menjelaskan, pengembangan The Mandalika terbagi menjadi tiga zona utama. Zona barat difungsikan sebagai pusat keramaian dan fasilitas umum.

Sementara itu, zona tengah difokuskan sebagai pusat olahraga otomotif dengan keberadaan Sirkuit Internasional Mandalika. Adapun zona timur dirancang sebagai kawasan premium eksklusif.

Baca Juga: Mandalika Tidak Hanya Andalkan MotoGP, ITDC Bangun Tiga Lapangan Padel hingga Akomodasi

“Adapun zona timur itu memang akan dijadikan sebagai daerah premium dengan kehadiran fasilitas pariwisata mewah di dalamnya. Ibaratnya, kawasan timur The Mandalika ini akan menjadi Nusa Dua-nya Lombok,” ujar Ahmad Fajar kepada Lombok Post, Senin (3/8).

Fajar menyebut, tidak kurang dari 20 investor telah menyatakan minat menanamkan modal di zona timur. Berbagai fasilitas mewah kelas dunia direncanakan dibangun, mulai dari hotel bintang lima plus hingga lapangan golf. 

“Secara umum aktivitas pembangunan di kawasan The Mandalika terus bergerak. Salah satu pemicunya yakni gelaran ajang MotoGP yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima, ditambah berbagai event lainnya,” tambahnya.

Baca Juga: Pullman Lombok Mandalika Sulap Limbah Jadi Pupuk

General Manager The Mandalika I Made Pari Wijaya mencatat dampak keberadaan Sirkuit Internasional Mandalika dan berbagai ajang olahraga terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.

“Terjadi peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 8 hingga 11 persen atau mencapai sekitar 450 ribu orang pada pertengahan tahun ini. Destinasi seperti Kuta Beach Park dan Pantai Tanjung Aan menjadi titik utama yang paling banyak disinggahi,” jelas Pari Wijaya.

Investasi di zona timur juga mulai terealisasi. Menurut Pari Wijaya, dua investor asing asal Jepang dan Maroko telah masuk untuk membangun fasilitas perhotelan dan mengoperasikan beach club.

Baca Juga: ITDC Tanam 4.500 Mangrove di KEK Mandalika

Perkembangan itu mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata Ni Lu Ernik Ernawati saat berkunjung beberapa waktu lalu. Namun, ia mengingatkan agar tata kelola dan pengembangan kawasan tetap memperhatikan prinsip inklusivitas.

“Tidak mudah memang, tapi selama ada dukungan semua pihak, kita yakin Kawasan The Mandalika bisa jauh berkembang lagi. Pengembangan yang dilakukan jangan hanya berfokus untuk kalangan tertentu saja, The Mandalika harus bisa menjadi kawasan inklusif yang dapat diakses oleh semua elemen,” tegasnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
zona timur Investor ITDC KEK Mandalika fasilitas mewah