LombokPost - Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah (Loteng) M Nursiah menyurvei rencana lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Masmirah di Dusun Selao, Desa Pemepek, Batukliang, Senin (3/5) lalu. Dibutuhkan lahan seluas 50 are dari rencana kebutuhan 1,2 hektare.
“Pak Bupati menugaskan tiyang (saya) untuk mengawal lokasi lahan, bersama Pak Bambang langsung ke Dusun Selao, Desa Pemepek,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/8).
Saat survei, kata Wabup, dirinya juga didampingi konsultan. Berdasarkan hasil evaluasi, lokasi itu dinilai strategis untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM.
Baca Juga: Dewan Dukung Pembangunan SPAM Masmirah di Lombok Tengah
Wabup mengaku langsung bertemu dengan pemilik lahan dan siap untuk pembebasan lahan. Pembangunan SPAM itu guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Jonggat, Praya Barat, dan Praya Barat Daya.
“Walaupun siap, tetap pemda yang ikuti mekanisme pembebasan tanah, bukan seperti dulu melalui negosiasi tetapi melalui appraisal oleh konsultan soal harga lahan,” terangnya.
Walau lokasi lahan itu strategis, kata Wabup, Pemkab Loteng tidak serta-merta memberikan lampu hijau. Pemkab harus memastikan kembali lahan itu aman dari Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).
“Kita lihat dulu status tanah dan fungsinya,” cetus mantan Sekda Loteng itu.
Baca Juga: Dampingi Menteri KKP di Bilelando, Wabup Loteng Optimis KNMP Jadi Penguat Ekonomi Pesisir
Terpisah, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Loteng mendukung rencana pembangunan SPAM. Saat ini, pihaknya telah mengusulkan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar untuk pengadaan lahan penampungan air bersih pada APBD Perubahan 2026.
“Kalau kaitan dengan lokasi lahan yang saat ini akan dibebaskan sedang dilakukan feasibility study (uji kelayakan) sesuai dengan perencanaan yang dilakukan oleh PDAM, karena kita hanya pada proses pengadaan lahan,” ungkap Kepala Dinas Perkim Loteng Muhammad Supriaddin.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Loteng Muhalip sangat mendukung usulan pembangunan SPAM. Terlebih, saat ini pansus juga sedang membahas penyertaan modal untuk BUMD agar pelayanan Perumda Tiara Loteng semakin lancar.
Baca Juga: Peternakan Jadi Tumpuan Tekan Kemiskinan, Pemkab Loteng Gelontorkan Bantuan Peternakan 2026
“Apalagi PDAM ini satu-satunya tulang punggung kita untuk mendapatkan air, dewan berencana berikan penyertaan modal mengingat kondisi pipa yang ada saat ini juga sudah sangat lama dan di sumber air juga perlu dilakukan pembenahan,” singkatnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post