Jembatan Merdeka Hubungkan Aik Bual-Wajegeseng

Lestari Dewi • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Komandan Kodim 1620/Loteng Arh Mohammad Arifin (dua kanan) saat meninjau kondisi Jembatan Merdeka Merah Putih usai diresmikan serentak secara nasional di Desa Aik Bual, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Kamis (13/8).
Komandan Kodim 1620/Loteng Arh Mohammad Arifin (dua kanan) saat meninjau kondisi Jembatan Merdeka Merah Putih usai diresmikan serentak secara nasional di Desa Aik Bual, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Kamis (13/8).

 

LombokPost - Presiden RI Prabowo Subianto telah meresmikan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang dibangun TNI-Polri secara virtual dari Jakarta.

Jembatan dan sumber air itu tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Lombok Tengah mendapat alokasi tiga jembatan armco dan jembatan gantung, sedangkan air bersih tersebar di 17 titik di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

“Lokasi air bersih ini kami ambil sebagian besar di Kecamatan Pujut dan Praya Timur. Hari ini sudah diresmikan secara virtual oleh Pak Presiden dan bisa digunakan masyarakat,” ucap Komandan Kodim 1620/Loteng Arh Mohammad Arifin usai meresmikan Jembatan Merdeka di Desa Aik Bual, Kopang, Loteng, Kamis (13/8).

Baca Juga: Diskon Serba 17 Persen dan Nasi Tumpeng Ayam Taliwang Warnai Promo Kemerdekaan Swiss-Belcourt Lombok

Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar empat meter itu, kata Arifin, diyakini memudahkan kendaraan bermotor roda dua dan empat untuk keluar masuk. Jembatan yang menghubungkan Desa Aik Bual dan Desa Wajegeseng itu dipastikan konstruksinya aman. Fondasi jembatan menggunakan armco dengan melibatkan tim teknisi dari Dinas PUPR Loteng.

“Kondisi jembatan awal ini rusak karena luapan air sungai, warga swadaya bangun jembatan pakai bambu dan kemudian TNI perbaiki menjadi jembatan permanen,” terangnya.

Kodim 1620/Loteng belum berencana menambah perbaikan jembatan. Sebab, pihaknya masih fokus menuntaskan dua jembatan gantung lain yang belum rampung di Desa Batunyala dan Desa Teduh, Praya Barat Daya. Meski demikian, pihaknya akan kembali mendata untuk dimasukkan ke dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Baca Juga: Usulan Naik Kelas Kejari Loteng Tertahan Jumlah Perkara

“Kenapa pakai jembatan gantung karena medannya cukup panjang dan lebar,” kata dia.

Sementara untuk 17 titik air bersih, kata Arifin, berupa sumur bor yang dilengkapi tandon dan keran air. Keberadaan sumur bor itu bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat di lokasi itu.

“Titik air bersih baru tuntas 60 persen, kami masih membangun kembali titik-titik lainnya,” kata dia.

Asisten I Setda Loteng Lalu Muliawan mengapresiasi program pemerintah pusat yang dikerjakan langsung oleh TNI. Pemerintah daerah berharap jembatan-jembatan yang dibangun bisa dirawat dan dipelihara bersama.

“Kami sebatas berkoordinasi saja agar bagaimana program ini berjalan lancar dan didukung masyarakat,” katanya. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
air bersih Lombok Tengah jembatan resmikan Kodim 1602/Loteng