RSUD NTB Turunkan Tim Medis, Atasi Kesehatan Korban Kebakaran Sade

Lestari Dewi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 09:30 WIB
Sejumlah tim medis RSUD NTB saat mengecek kondisi kesehatan para korban lanjut usia pascakebakaran di Desa Wisata Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Loteng, Ahad (23/8).
Sejumlah tim medis RSUD NTB saat mengecek kondisi kesehatan para korban lanjut usia pascakebakaran di Desa Wisata Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Loteng, Ahad (23/8).

 

LombokPost - Suasana duka dan kepanikan masih menyelimuti warga pascamusibah kebakaran hebat yang meratakan pemukiman penduduk. Asap tipis sisa kobaran api masih membumbung di udara, menyisakan trauma mendalam bagi para penghuni yang kehilangan tempat tinggal. 

Menanggapi situasi darurat tersebut, langkah cepat segera diambil oleh pemerintah daerah dan tenaga kesehatan guna memastikan kondisi fisik serta mental para warga terdampak tetap terpelihara di tengah masa kritis ini.

Bergeser ke rumah warga tak jauh dari lokasi kebakaran, sejumlah tim medis diterjunkan RSUD Provinsi NTB bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Loteng.

Baca Juga: Tidak Ada Korban Jiwa, 320 Warga Sade Terpaksa Mengungsi

Mereka turun untuk mengecek kondisi kesehatan para korban kebakaran yang didominasi wanita paruh baya hingga lanjut usia dan anak-anak. 

“Sesuai dengan harapan dan arahan Sekda NTB, kami periksa kesehatan dan trauma healing para korban sebagai penanganan tanggap darurat ini,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya.

Tim Medis RSUD NTB dr Dimas mengatakan, pada hari pertama pemeriksaan sebagian besar korban mengeluhkan sakit kepala, ulu hati, darah tinggi akibat shock atau terkejut pascakebakaran.

“Kami menscreening kondisi para korban, kalau masih aman kami sebatas berikan obat-obatan. Jika ada yang gawat, kami rujuk ke rumah sakit terdekat,” kata dia.

Baca Juga: BULOG, TNI, dan Pemda Dirikan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Dari hasil screening, pihaknya hanya menemukan satu korban anak-anak yang mengalami luka ringan akibat benturan. Meski ada yang batuk pilek, dipastikan bukan akibat kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban yang mengalami luka parah,” terangnya.

Meski demikian, rumah sakit mengimbau agar para korban atau warga desa tetap menggunakan masker. Lantaran lokasi pascakebakaran masih dipenuhi bekas-bekas kayu bakar, sisa arang dan sebagainya.

“Kalau bisa tetap menggunakan masker ya,” cetusnya.

 

 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Kebakaran Sade Sekretaris Daerah (Sekda) RSUD NTB Kesehatan tim medis