LombokPost - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengambil langkah cepat untuk memulihkan kawasan Dusun Wisata Sade pascakebakaran. Mengikuti arahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, proses rekonstruksi akan segera dilakukan dengan mengedepankan prinsip pemulihan sesuai bentuk aslinya.
Asisten II Setda NTB Lalu Moh Faozal yang ditunjuk sebagai koordinator rekonstruksi menyampaikan bahwa langkah awal yang dilakukan adalah menyegerakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh bangunan terdampak.
Baca Juga: Kemenpar RI Akan Kawal Rekonstruksi Desa Wisata Sade
“Pendataan ini dilakukan secara by name by address, mencakup kepemilikan bangunan, ukuran, hingga data kepala keluarga secara utuh. Data sementara mencatat ada 75 unit bangunan yang terdampak,” ujar Faozal pada wartawan, Senin (24/8).
Proses pendataan tersebut digarap secara kolaboratif oleh Dinas Kebudayaan NTB bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) NTB, BPD Rembitan, tiga kepala dusun setempat, serta pihak Desa Rembitan. Data akurat ini nantinya menjadi pijakan utama dalam tahap pembangunan kembali.
Langkah berikutnya, Pemprov NTB berdiskusi intensif dengan masyarakat, pemerintah desa, dan tokoh adat setempat untuk menentukan desain bangunan. Balai Pelestarian Kebudayaan akan mengawal langsung perancangan arsitektur agar tetap mempertahankan nilai historis dan bentuk asli Dusun Sade.
Baca Juga: Suasana Mencekam Saat si Jago Merah Melalap Desa Wisata Sade di Lombok Tengah
“Pembangunan ulang Dusun Wisata Sade ini dipastikan akan dikembalikan ke bentuk aslinya. Kami melibatkan arsitek yang paham betul struktur dan kebutuhan bangunan tradisional tersebut,” tegas Faozal.
Ia menambahkan, koordinasi penetapan waktu mulai rekonstruksi tengah dimatangkan. Sesuai arahan gubernur, proses pemulihan tidak boleh berlarut-larut mengingat pentingnya posisi Dusun Sade sebagai ikon pariwisata budaya NTB.
Baca Juga: Wujud Kepedulian, Pullman Lombok Salurkan Bantuan Darurat untuk Desa Wisata Sade
“Hari ini dan besok kami terus memastikan langkah-langkah penanganan berjalan cepat. Sementara untuk penanganan pascatanggap darurat, Pemda terus menyalurkan bantuan bersama dukungan luar biasa dari berbagai elemen masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Liputan