LombokPost – Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada jadwal penerbangan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok.
Sebanyak delapan penerbangan dari dan menuju Jakarta terpaksa dibatalkan akibat penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak Sabtu malam (5/9).
"Saat ini kondisi operasional di BIZAM sebenarnya berjalan normal. Namun terdapat delapan penerbangan yang terdampak dengan status pembatalan penerbangan," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia BIZAM Lombok Aidhil Philip Julian, Minggu (6/9).
Baca Juga: Kejari Loteng Tegaskan Kelola BOSP Harus Transparan
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta sendiri diberlakukan berdasarkan NOTAM A3341/26 sejak 5 September pukul 21.52 WIB hingga 6 September pukul 13.30 WIB akibat indikasi sebaran abu vulkanik.
Adalun delapan penerbangan yang dibatalkan terdiri dari empat jadwal keberangkatan dan empat jadwal kedatangan:
Keberangkatan (Lombok - Jakarta)
TransNusa (8B 5162) pukul 08.30 WITA
Super Air Jet (IU 769) pukul 06.15 WITA
Garuda Indonesia (GA 431) pukul 11.15 WITA
Citilink Indonesia (QG 641) pukul 12.30 WITA
Kedatangan (Jakarta - Lombok)
TransNusa (8B 5161) pukul 08.00 WITA
Super Air Jet (IU 762) pukul 10.00 WITA
Garuda Indonesia (GA 432) pukul 10.30 WITA
Citilink Indonesia (QG 640) pukul 12.00 WITA
Baca Juga: Pergerakan Wisatawan Terus Tumbuh Melalui BIZAM Lombok
Selain Soekarno-Hatta, status Aerodrome Closed akibat abu vulkanik juga diterapkan di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma dan Bandara Internasional Radin Inten II Lampung.
Pihak bandara bersama maskapai telah mengantisipasi penumpukan penumpang dengan memberikan penanganan khusus di area terminal.
"Para calon penumpang terdampak diarahkan untuk memilih opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule)," katanya.
Masyarakat dan pengguna jasa bandara diimbau untuk rajin memeriksa status penerbangan terkini melalui kanal resmi masing-masing maskapai atau menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172.
Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan