Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Calon Penumpang Pesawat di BIZAM Ubah Jadwal dan Tujuan

Lestari Dewi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 07:11 WIB
Sejumlah calon penumpang check-in tiket sebelum naik ke pesawat di BIZAM Lombok, Lombok Tengah, Senin (7/9). Belasan jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta dibatalkan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau.
Sejumlah calon penumpang check-in tiket sebelum naik ke pesawat di BIZAM Lombok, Lombok Tengah, Senin (7/9). Belasan jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta dibatalkan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau.

 

LombokPost - Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa.

Mereka harus tertahan di Lombok akibat erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta.

Nanda, salah satu calon penumpang mengatakan, niat hati ingin terbang ke Jakarta untuk urusan pekerjaan, langkahnya terpaksa terhenti di area terminal bandara.

Nanda mengaku sama sekali tidak menerima pemberitahuan awal dari pihak maskapai terkait pembatalan penerbangannya.

“Setelah sampai di bandara untuk mencari tahu, ternyata penerbangan dicancel,” keluhnya singkat kepada wartawan, Senin (7/9).

Baca Juga: 17 Penerbangan JKT-LOP Batal Akibat Anak Krakatau, 1.904 Penumpang Terdampak

Penumpang lainnya, Ayu, warga asal Jakarta, mengaku sudah merencanakan perjalanan pulang dari Lombok ke Jakarta jauh-jauh hari sebelumnya.

Tiket penerbangannya satu paket dengan tiket keberangkatan sejak sebulan lalu. Sayangnya, tiket yang sudah dibeli itu tidak bisa dipakai sesuai rencana.

Pihak maskapai memberikan pilihan kepadanya untuk pengembalian dana atau menjadwal ulang penerbangan. Tetapi, kedua opsi ini tetap tidak bisa menghapus kerugian waktu dan rencana yang telah disusunnya.

“Jadi saya ubah lokasi tujuan saja biar bisa langsung pulang esok hari,” kata dia.

Baca Juga: MotoGP 2026 Diproyeksi Beri Dampak Ekonomi Rp 5,3 Triliun

Ayu mengaku, penutupan ini turut memicu pengeluaran ekstra yang tidak terduga baginya selama bertahan di Lombok. Pekerjaannya juga terganggu karena masa cutinya telah berakhir.

“Kan ke mana-mana butuh ongkos juga, butuh makan. Jadi itu ada pengeluaran tambahan sih,” cetusnya.

Nasib serupa dialami Rian, penumpang lain yang hendak menuju Jepang.

Jakarta menjadi titik transit dalam rencana perjalanannya yang lebih panjang. Keterlambatan ini tentu menghambat aktivitasnya yang sudah terjadwal ketat di luar negeri.

“Sebenarnya menghambat sih karena di Jepang sudah ditunggu juga. Jadi mau enggak mau harus konfirmasi ke perusahaan,” kata Rian.

Kekecewaan mereka menjadi cerminan dari ribuan penumpang lain yang terdampak akibat meningkatnya aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau.

Bencana alam ini memaksa Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang memberlakukan penutupan sementara berdasarkan NOTAM A3368/26 hingga Senin (7/9) pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Warga Loteng Bisa Ajukan Perbaikan Desil

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia BIZAM Lombok Aidhil Philip Julian membeberkan dampak erupsi itu terhadap operasional penerbangan di Lombok. Dia mencatat, pergerakan penumpang dan pesawat dari dan menuju Jakarta mengalami gangguan signifikan selama dua hari terakhir.

Pada Minggu (6/9), sebanyak 19 penerbangan reguler berjadwal batal beroperasi yang berdampak pada 2.263 penumpang. Sementara pada Senin (7/9), tercatat 16 penerbangan terdampak pembatalan dari berbagai maskapai, dengan sekitar 1.700 penumpang terdampak.

“Dampaknya nasional karena rute menuju Jakarta terganggu,” kata Aidhil.

Baca Juga: BIZAM Lombok Matangkan Respons Darurat Penerbangan

Meski demikian, Aidhil menegaskan operasional BIZAM secara keseluruhan tetap berjalan normal untuk rute penerbangan selain tujuan Jakarta.

Adapun penerbangan ke kota-kota besar lain sempat mengalami penundaan karena sebagian besar armada pesawat sebelumnya berada di Jakarta.

Untuk meringankan beban para penumpang yang terdampak situasi bencana alam ini, BIZAM telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA).

Pihak bandara menyediakan layanan tambahan berupa makanan dan minuman ringan di area check-in, asistensi staf bandara, hingga mendampingi penumpang ke kantor maskapai.

“Karena ini force majeure, pilihan bagi penumpang adalah pengembalian atau jadwal ulang. Kami juga aktif membantu dan mengarahkan penumpang ke kantor maskapai,” jelas Aidhil.

Baca Juga: KPBU atau Pinjaman Langsung lewat APBD? Utang SMI untuk Perbaikan Jalan Rusak di Lombok Tengah

Sebagai opsi darurat, Aidhil mengimbau calon penumpang yang memiliki keperluan mendesak ke Jakarta untuk mengambil rute penerbangan ke kota terdekat terlebih dahulu, seperti Surabaya atau Yogyakarta, lalu melanjutkannya melalui jalur darat atau kereta api.

“Kami juga mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai atau menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172,” terang Aidhil. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
erupsi Anak Krakatau calon penumpang ubah jadwal BIZAM Lombok