LombokPost - Persiapan menyambut perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) Mandalika 2026 terus dimatangkan. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok menyiagakan skema operasional khusus, termasuk membuka layanan kargo nonstop 24 jam penuh.
Langkah strategis ini diambil guna menunjang kelancaran arus logistik balapan kelas dunia yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9—11 Oktober. Kedatangan kargo utama diproyeksikan mulai tiba pada 5 Oktober di Lombok Tengah.
General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian mengungkapkan, layanan kargo 24 jam disiapkan khusus untuk mengantisipasi tingginya lalu lintas pengiriman perlengkapan tim balap. Operasional khusus kargo ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, terhitung mulai 5 hingga 14 Oktober 2026.
Baca Juga: MotoGP 2026 Diproyeksi Beri Dampak Ekonomi Rp 5,3 Triliun
“Khusus untuk kargo akan dibuka 24 jam. Namun untuk operasi penerbangan sipil tetap normal sebagaimana saat ini, dengan jam operasi sampai pukul 21.00 WITA,” terang Aidhil, Selasa (8/9).
Dia menjelaskan, sebanyak delapan pesawat kargo khusus bakal dikerahkan untuk memboyong seluruh logistik. Kargo itu dikirim langsung dari Bandara Internasional Narita, Jepang, mengingat seri sebelum Mandalika digelar di negara itu.
“Semua penerbangan kargo dipastikan berjalan sesuai standar tanpa mengganggu jadwal penerbangan reguler,” ujarnya.
Baca Juga: Jelang MotoGP 2026, Sirkuit Mandalika Bersolek
Dari sisi kesiapan infrastruktur udara, fasilitas apron BIZAM sanggup menampung hingga 30 pesawat sekaligus dalam waktu bersamaan, mulai dari tipe wide body, narrow body, private jet, hingga helikopter.
“Penggunaan kapasitas terminal saat ini berada di angka 59 persen, sehingga BIZAM optimistis menampung lonjakan penumpang yang ditargetkan tumbuh hingga dua persen,” katanya.
Selain kesiapan logistik, sektor keamanan dan koordinasi juga diperketat. Pihak bandara akan mendirikan posko khusus terintegrasi yang melibatkan unsur aparat keamanan, penyelenggara bandara, hingga instansi pemerintah.
Untuk menjamin keamanan lingkungan bandara, sebanyak 50 personel tambahan dari unsur TNI dan Polri disiagakan. Kekuatan ini didukung penuh 350 personel internal BIZAM. Seluruh persiapan ini merupakan bentuk penyempurnaan dari pengalaman penyelenggaraan MotoGP tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Glamping dan Campervan, Siap Sambut Penonton MotoGP Mandalika 2026
“Koordinasi intensif terus dilakukan agar operasional penerbangan maupun pelayanan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar,” tutup dia.
Editor : Jelo JSumber : Liputan Berita Lombok Post