LombokPost - ITDC terus mengejar perbaikan infrastruktur Sirkuit Internasional Mandalika untuk memenuhi standar homologasi FIM dan Dorna Sports menjelang MotoGP Mandalika 2026.
Pekerjaan meliputi peningkatan titik keamanan lintasan, pembaruan sistem elektronik balapan, hingga pengecatan sirkuit yang ditargetkan rampung pada pekan ketiga September.
General Manager The Mandalika I Made Pari Wijaya mengungkapkan, proses persiapan homologasi Sirkuit Internasional Mandalika berjalan sesuai standar dan kriteria. Berbagai pekerjaan fisik hingga peningkatan sistem balap terus dikebut di lapangan.
“Mulai dari pengecatan sirkuit, perbaikan fasilitas keamanan, hingga pembaruan sistem elektronik balapan sudah kami laksanakan dan saat ini dalam progress,” ujar Pari, Senin (14/9).
Baca Juga: ITDC Perkuat Sistem Keamanan Jelang MotoGP
Pari menjelaskan, pengerjaan fasilitas sirkuit membutuhkan durasi yang bervariasi. Item-item berat yang membutuhkan waktu panjang bahkan sudah dicicil jauh-jauh hari agar tidak kelabakan menjelang hari penyelenggaraan.
Fokus utama perbaikan kali ini tertuju pada peningkatan titik-titik keamanan lintasan (safety zone) serta optimalisasi perangkat race electronics. Semua perbaikan itu nantinya akan diperiksa secara detail oleh tim homologasi dari FIM dan Dorna Sports.
Beruntung, proses pengerjaan di lapangan didukung cuaca cerah dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi itu mempercepat pengerjaan pengecatan lintasan serta penyelesaian akses penunjang sirkuit agar rampung tepat waktu.
Baca Juga: Kerap Banyak Catatan Jelang Motogp Mandalika, Pergub Harga Akomodasi NTB Dikaji Ulang
“Pengecatan sirkuit kita targetkan rampung sepenuhnya pada pekan ketiga September ini,” tegas Pari.
Tak hanya area lintasan, peremajaan juga menyasar tribun penonton. Pihak pengelola melakukan pengecatan ulang kursi tribun hingga penguatan struktur dan pengencangan sekrup di seluruh kategori tribun, mulai dari premier grandstand hingga regular grandstand.
Sementara untuk alur logistik balapan, ITDC dijadwalkan menggelar koordinasi intensif bersama para pemangku kepentingan (stakeholder), mulai dari pihak BIZAM, InJourney Aviation Services (IAS), hingga Bea Cukai.
“Ada rapat terpisah soal ini,” imbuhnya.
Baca Juga: Mengintip Kemeriahan Lombok Surfskate Meet Up, Kala Senja Mandalika Menjelma Jadi Pesta Jalanan
Di sisi lain, gairah penonton untuk menyaksikan aksi para pembalap dunia di Lombok kian terasa. Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 tercatat sudah menembus angka 51 persen dari total kapasitas yang disediakan. ITDC optimistis grafik penjualan tiket akan melonjak tajam mendekati hari H (injury time).
“Kehadiran Veda Ega dan Mario Aji tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta balap tanah air,” pungkas Pari.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post