LombokPost – Beredarnya video di media sosial terkait keluhan wisatawan yang mempertanyakan adanya biaya tambahan untuk toilet dan spot berswafoto (selfie point) di Air Terjun Benang Kelambu, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, merespons perhatian publik.
Para pengunjung merasa heran lantaran tetap ditarik pungutan meski telah membayar tiket masuk kawasan wisata.
Menanggapi gejolak tersebut, pihak pengelola Wisata Alam Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu akhirnya buka suara untuk memberikan penjelasan terbuka.
Pengelola menegaskan bahwa tarif untuk fasilitas selfie point maupun toilet merupakan layanan tambahan bersifat opsional di luar tiket utama kawasan.
"Biaya layanan tambahan tersebut relatif sangat terjangkau, yaitu Rp 2.000 per orang untuk selfie point dan Rp 2.000 per orang untuk penggunaan toilet atau kamar mandi," ujar Pengelola Wisata Alam Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu Muhammad Rodian Fahlefi, Selasa (15/9).
Terkait spot swafoto, pembatasan dan penarikan biaya dilakukan demi alasan keselamatan yang krusial. Fasilitas tersebut berupa konstruksi kayu setinggi 7 meter yang berdiri di atas permukaan berbatu.
Penataan pembatasan pengunjung di atas panggung kayu sangat penting untuk mencegah over capacity atau kelebihan beban yang berisiko memicu kerusakan hingga kecelakaan fatal.
Baca Juga: Mengunjungi Air Terjun Benang Kelambu di Lombok Tengah, Bak Oase di Tengah Cuaca Panas
"Petugas di lokasi juga bertanggung jawab menjaga kebersihan area sekitar," tegasnya.
Hal serupa berlaku untuk fasilitas toilet, di mana operasional petugas kebersihan dan perawatan sarana membutuhkan dukungan biaya operasional harian agar area wisata tetap higienis dan nyaman.
Pihaknya menyadari munculnya riak di masyarakat lantaran informasi tarif tambahan belum terkomunikasikan dengan baik di pintu awal masuk wisata. Sebagai perbaikan, pengelola berjanji akan meningkatkan transparansi informasi di loket pembelian tiket utama.
"Pengunjung bisa mengetahui sejak awal mana fasilitas yang masuk tiket utama dan mana layanan tambahan yang sifatnya opsional," tambahnya.
Baca Juga: Akhir Pekan di Bawah Tenda Lembah Datu, Anak Muda Ikut Mengelola dan Membuka Peluang Ekonomi Baru
Pengelola menyampaikan apresiasi atas kritik konstruktif dari masyarakat dan wisatawan sebagai bahan evaluasi demi menjaga Benang Kelambu tetap menjadi destinasi kebanggaan Lombok Tengah dan NTB yang aman, bersih, serta nyaman.
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan Berita Lombok Post