LombokPost – Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengajak seluruh wali santri membaca surat Al-Fatihah bersama bagi para korban yang terdampak kasus hukum oknum pimpinan Ponpes Abul Barakat Wannafahat NWDI Bunkate, Jonggat, Jumat (25/9).
Sebagai seorang ayah yang memiliki lima anak perempuan, TGB mengaku sangat memahami perasaan serta kekhawatiran yang dirasakan oleh para orang tua santri terkait kehormatan anak.
Baca Juga: Pimpinan Ponpes Tersangkut Hukum, TGB Ambil Alih Kepengurusan Abul Barakat di Lombok Tengah
“Lebih dari rasa simpati, semoga siapapun yang merasa terzalimi atau menjadi korban segera mendapat keadilan dan pulih dari trauma,” ucap TGB.
TGB menegaskan bahwa dugaan pidana yang dilakukan mantan pimpinan ponpes tersebut murni tindakan individu dan tidak ada kaitan sama sekali dengan organisasi maupun lembaga. Ia mendorong agar proses hukum ditegakkan secara transparan dan dikawal bersama.
Baca Juga: TGB Unggah Kembali Postingan Lama Soal Pesantren Harus Bersih dari Kekerasan Seksual
“Saya tidak ingin ikut campur. Yang jelas, oknum tersebut sudah lepas sama sekali dari kaitan pondok pesantren ini. Kita dorong penegakan hukum sampai tuntas,” tegasnya.
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan Berita Lombok Post