LombokPost - Sebanyak 27 bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lombok Tengah (Loteng) telah selesai dibangun 100 persen.
Meski demikian, fasilitas pendukungnya masih belum lengkap sehingga pengoperasian KDMP itu harus ditunda.
“Kita sedang upayakan agar bisa segera beroperasi. Supaya manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat di daerah,” ujar Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin, Minggu (27/9).
Arifin menjelaskan, total target pembangunan KDMP di Lombok Tengah mencapai 74 unit.
Dari jumlah itu, 27 bangunan sudah rampung, sementara 47 unit masih dalam tahap pembangunan.
Adapun desa yang gedung KDMP-nya sudah rampung antara lain Desa Rembitan, Bunut Baok, Sepakek, Ganti, Lantan, Kelurahan Praya, Bilebante, Pengenjek, Semoyang, Truwai, Batunyala, dan Barabali.
Menyoal progres pembangunan gedung KDMP yang berjalan, ia tidak menampik adanya kendala di beberapa titik proyek.
Salah satunya isu keterlambatan pembayaran upah pekerja.
Namun, Arifin menegaskan bahwa persoalan itu bukan berasal dari pihak Kodim 1620/Loteng, melainkan berada di ranah konsultan proyek.
Baca Juga: Penertiban Indomaret Alfamart Bukan Demi KDMP, Wabup Loteng: Murni Penegakan Perda
“Kalau dari pihak kita, pembayaran sudah diselesaikan sesuai progres dan tahapan pembangunan,” jelasnya.
Melihat dinamika di lapangan itu, Kodim 1620/Loteng telah mengambil langkah pembenahan. Termasuk membenahi manajemen internal serta memfasilitasi pertemuan antara pekerja, mandor, dan konsultan.
Langkah ini membuahkan kesepakatan dan komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan hak pekerja.
“Bahkan di beberapa lokasi, pergantian manajemen dilakukan demi mempercepat penyelesaian proyek,” tutup dia.
Editor : Kimda FaridaSumber : Liputan Berita Lombok Post