LombokPost - Gelaran balap motor paling bergengsi dunia MotoGP Mandalika 2026 tinggal menghitung hari.
Para penonton yang bersiap memadati Sirkuit Internasional Mandalika pada 9—11 Oktober mendatang diimbau untuk memperhatikan aturan dan ketertiban.
Penyelenggara secara tegas mengingatkan penonton agar tidak membawa sejumlah barang terlarang ke dalam area sirkuit.
Chairman MotoGP Mandalika 2026 Troy Reza Warokka menyebutkan, ada beberapa item yang dipastikan dilarang.
Di antaranya botol minum, benda berbahan kaca, senjata tajam, minuman beralkohol, korek api, alat peraga partai politik, hingga payung.
“Kalau barang-barang ini tetap dibawa, saat proses screening di pintu masuk akan langsung kami sita,” tegas Troy, Senin (28/9).
Baca Juga: Polda NTB dan ITDC Gelar Simulasi Terpadu, 2.678 Personel Gabungan Siap Amankan MotoGP 2026
Menurutnya, MotoGP adalah ajang olahraga yang mempersatukan semua. Khusus larangan membawa payung, Troy menjelaskan hal itu berkaitan langsung dengan faktor keselamatan dan kelancaran balapan.
Letak geografis Sirkuit Mandalika yang berada di kawasan pesisir pantai membuat embusan angin tergolong kencang.
Payung yang terbuka dikhawatirkan terlepas, terbang menimpa penonton lain, atau bahkan terlempar ke area lintasan hingga mengganggu para pembalap.
Selain ketat dari sisi keamanan, penyelenggara memastikan ajang MotoGP Mandalika tahun ini bakal berlangsung meriah melalui sajian side event berkelas.
Sejumlah musisi papan atas nasional dipastikan mengguncang panggung hiburan, mulai dari Ungu feat Pasha, Happy Asmara, hingga DMasiv. Menariknya, masih ada satu nama bintang tamu kejutan yang dirahasiakan dari publik.
“Secara line-up kali ini jauh lebih berkualitas. Masih ada satu lagi, tapi nanti akan kami beri kejutan,” ujar Direktur Operasi ITDC ini.
Baca Juga: Atmosfer MotoGP Mandalika 2026 Bergema di Bundaran HI, Kesiapan Sirkuit Capai 95 Persen
Pihaknya enggan setengah-setengah dalam mengemas acara pendukung ini demi menjaga nama baik Indonesia di mata internasional.
“MotoGP harus bagus, pertunjukannya harus bagus, dan nama NTB juga harus terangkat dengan bagus,” tambahnya.
Tak hanya mengandalkan artis papan atas nasional, panggung MotoGP Mandalika 2026 juga memberikan ruang luas bagi seniman lokal NTB.
Penonton akan disuguhkan penampilan grup musik genre crossover, perpaduan etnik dan kontemporer khas NTB, serta kompetisi tarian tradisional dan modern.
Baca Juga: Tersenyum Berbalut Sorban Putih, Abah Kooperatif Jawab 52 Pertanyaan Penyidik Satreskrim
“Kami ingin MotoGP mampu memberi dorongan nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat,” tukasnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Liputan Berita Lombok Post