LombokPost - Keberadaan Kodam XXX/Rinambora yang membawahi wilayah NTB dinilai akan memberikan dampak positif bagi pertahanan dan perekonomian daerah.
Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri menyambut hadirnya Kodam baru tersebut dan menyebut ribuan personel TNI akan menjadi stimulus bagi perekonomian lokal.
“Sebelum markas permanen terbangun, para petinggi jenderal bintang dua ini akan menempati Makorem 162/WB,” ujar Pathul, Senin (5/10).
Baca Juga: TNI AL dan Bea Cukai Mataram Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Rp 831 Juta
Pathul mengungkapkan, markas permanen Kodam XXX/Rinambora rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 70 hektare di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut. Tak hanya markas Kodam, kata bupati, Loteng juga disiapkan menjadi markas salah satu satuan tempur.
“Di Desa Mangkung-Selong Belanak, lahan seluas 50 hektare juga disiapkan untuk kehadiran Batalyon. Lokasinya sudah disurvei langsung oleh Bapak Pangdam bersama kami. Semoga bisa segera dimulai,” tambahnya.
Baca Juga: Bupati Pathul Bahri: MBG Kunci Indonesia Emas 2045, Zero Keracunan
Pathul optimistis, kedatangan ribuan personel TNI di wilayahnya akan menjadi stimulus besar bagi perekonomian lokal. Kebutuhan logistik prajurit, mulai dari konsumsi harian seperti pangan, hasil peternakan, hingga perikanan, dipastikan melonjak tajam. Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi para petani, peternak, dan nelayan lokal.
“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat Lombok Tengah untuk terus menjaga kondusivitas daerah demi mendukung kelancaran seluruh proses pembangunan sarana pertahanan tersebut,” tutup Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini.
Baca Juga: Gelaran MotoGP Mandalika 2026 Makin Dekat, Watch Party Panaskan Atmosfer
Terpisah, Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin membenarkan hal tersebut. Namun, untuk lahan pembangunan Kodam sudah disiapkan beberapa alternatif di Loteng. “Salah satunya di sana,” singkatnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Liputan Berita Lombok Post