Komdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi MotoGP Bebas Gangguan

Lestari Dewi • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 08:34 WIB
PASTIKAN FREKUENSI: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid (kiri) didampingi Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar usai meninjau kesiapan infrastruktur frekuensi selama balapan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Kamis (8/10).
PASTIKAN FREKUENSI: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid (kiri) didampingi Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar usai meninjau kesiapan infrastruktur frekuensi selama balapan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Kamis (8/10).

 

LombokPost - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan kualitas jaringan telekomunikasi dan pengelolaan frekuensi radio di Sirkuit Internasional Mandalika berada dalam kondisi terbaik.

Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran ajang balap dunia MotoGP Mandalika yang siap disaksikan jutaan pasang mata di seluruh penjuru dunia.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid meninjau langsung kesiapan infrastruktur di lapangan bersama penyelenggara internasional Dorna Sports, didampingi ITDC.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kestabilan sinyal demi menjaga reputasi Indonesia di kancah internasional.

“Event di Mandalika ini adalah kebanggaan kita bersama. Marwahnya harus kita jaga agar dapat disaksikan tanpa gangguan minimal oleh 100 stasiun televisi di mancanegara,” ujar Meutya Hafid kepada wartawan, Kamis (8/10).

Baca Juga: Resmi Kantongi Homologasi Grade A, Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP 2026

Dalam pengawasannya, Komdigi telah memeriksa dan menyiapkan lebih dari 250 alokasi frekuensi. Pengawasan ketat dilakukan agar seluruh jalur frekuensi berada dalam kondisi bebas dari interferensi atau gangguan gelombang.

“Hal ini sangat vital demi menjamin keselamatan 22 pembalap yang mengandalkan komunikasi radio tanpa delay dengan tim masing-masing saat melaju di lintasan,” terangnya.

Tak hanya untuk kebutuhan balap dan siaran langsung internasional, Komdigi juga memberi perhatian besar pada kenyamanan para penonton, mengingat potensi pergerakan massa yang diperkirakan mencapai 150.000 hingga 200.000 orang di area sirkuit.

Baca Juga: BIZAM Sambut MotoGP Mandalika: Mario, Veda, dan Marquez Diserbu Penggemar

Komdigi telah menginstruksikan seluruh operator seluler untuk menambah kapasitas jaringan. Sejumlah unit Mobile BTS tambahan pun disiagakan di lokasi agar lalu lintas data penonton tetap stabil dan bebas lemot.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Fajar mengapresiasi sinergi erat dengan Komdigi dalam menyukseskan gelaran ini.

Ahmad Fajar menegaskan, selain kesiapan sektor digital dan jaringan, seluruh persiapan teknis dan fisik di Sirkuit Mandalika kini telah tuntas 100 persen.

“Mandalika juga telah resmi mengantongi Lisensi Homologasi Grade A dari Federasi Sepeda Motor Internasional (Fédération Internationale de Motocyclisme/FIM),” bebernya.

Ia menambahkan, kestabilan jaringan yang disiapkan Komdigi bersama para provider menjadi salah satu kunci penting kenyamanan penonton dan kelancaran operasional.

Kebutuhan frekuensi ini tidak hanya untuk para pembalap dan tim, tetapi juga untuk penyelenggara serta seluruh penonton agar mendapatkan pengalaman yang luar biasa di Mandalika.

Dengan kolaborasi solid antara Komdigi dan ITDC serta terbitnya izin homologasi Grade A, ajang MotoGP Mandalika dipastikan siap bergulir dengan sukses, aman, dan terkoneksi secara sempurna ke seluruh dunia. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
frekuensi radio telekomunikasi Terbaik MotoGP Mandalika komdigi