Kapolres menyampaikan kampung sehat ini memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat meskipun saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19. ‘’Kondisi negara kita saat ini sedang dilanda virus Corona (Covid-19). Kami harap kita semua berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid 19,’’ katanya.
Perwira menengah Polri ini juga meminta agar masyarakat tidak mengabaikan protokol standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah selama Covid-19. ‘’Kami berharap agar menjaga jarak tetap pakai masker, karena kita tidak tahu kapan berakhirnya pandemi Covid 19 ini. Di internal kepolisian, jika ada anggota yang tidak memenuhi protokol standar, kami langsung memberikan teguran,’’ jelasnya.
Teguran terhadap anggota sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. ‘’Bagi anggota yang tidak menggunakan masker, kita tegur. Kenapa, karena kita harus bisa memberikan contoh yang baik,’’ tambahnya.
Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol CZI Eddy Oswaronto lebih banyak menyoroti soal mulai rendahnya penerapan protokol standar kesehatan oleh masyarakat. Dandim mengingatkan, hal seperti ini tidak boleh dibiarkan, mengingat pandemi ini masih terjadi. ‘’Saat ini kita mulai kendor dalam pencegahan penularan Covid 19 ini. Saya harap kita mulai aktif lagi dalam penanganan Covid 19 ini,’’ pintanya.
Dandim juga meminta agar program kampung sehat yang dicanangkan Polda NTB bersama unsur forkopimda Provinsi NTB agar benar-benar dilaksanakan. ‘’Saya berharap kepada kades, babinsa dan bhabinkamtibmas agar mengaktifkan pos ronda guna menjaga keamanan wilayah kita. Dan ingat, tetap ke depankan protokol kesehatan,’’ tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung Camat Brang Ene, Abdul Razak. ‘’Kami selalu berkoordinasi dengan TNI/Polri. Nah khusus di pintu masuk kecamatan, kita siapkan posko pemeriksaan,’’ tambah camat lagi. (far/r8)
Editor : Administrator