--------------------------------------------------
DATANG pertama kali ke Lingkungan Maras, yang tersaji adalah keindahan. Lingkungan ini benar-benar bersih dan hijau. Sejauh mata memandang, yang terasa sejuk bukan main. Itu kalau di siang hari. Sementara kalau malam sudah menjelang, dingin pun menyeruak.
Dan di banyak titik, saat ini, lingkungan ini juga berhias dan bersolek. Masyarakat secara swadaya menghias lingkungan mereka. Membuat para tetamu yang datang benar-benar betah. Mau berlama-lama. Dan ogah beranjak cepat.
Berada di Kota Sumbawa Besar, Lingkungan Maras juga jauh dari bising. Tak heran, banyak yang sengaja datang ke lingkungan ini saban hari. Sekadar untuk membuang penat setelah rutinitas. Tak kecuali pada masa pandemi. Tentu, ada syaratnya. Menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dipantau badan keamanan yang dibentuk khusus di lingkungan.
Bagaimana bisa Lingkungan Maras seasri ini? Ketua RT 05 RW 05 Lingkungan Maras Juliansyah Putra menuturkan, warga lingkungan ini sudah bisa mengolah sampah kering dari kotoran ayam untuk dijadikan pupuk kompos. Pupuk itu digunakan untuk tanaman di pekarangan setiap rumah.
Warga Lingkungan Maras juga semangat dan menjaga kekompakan. Tertanam kuat jiwa gotong royong untuk menjaga kebersihan. Maka, tatkala ada Lomba Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB, lingkungan ini sudah siap bukan main. Siap 100 persen. Tanpa komando, warga lingkungan setempat membenahi pekarangan, halaman, dan lingkungannya. Menyiapkan diri menuju tatanan hidup baru atau New Normal Life, terangnya.
Juliansyah menyebutkan, pekarangan warga tidak ada yang kosong karena dimanfaatkan untuk tanaman umbi-umbian. Sedangkan pagar halaman dimanfaatkan untuk sayur-mayur sebagai ketahanan pangan. Dan ini bukan baru-baru ini. Tapi sudah lama.
"Kami juga memiliki Posko Covid-19 dengan petugas yang telah dijadwal piketnya sejak mewabahnya Covid-19 beberapa bulan lalu,” katanya.
Sedangkan keberadaan Pos Kamling sejak lama selalu aktif dan tetap ada petugas piket keamanan lingkungan setiap malam.
Di lingkungan ini, terdapat Bale Baca (rumah baca) tempat anak-anak muda di sana belajar dan memperdalam bahasa Inggris. Sementara ada pula rumah baca bagi orang tua di tepi sawah.
Saat ini, setiap malam Jumat, warga lingkungan ini melaksanakan Tahsin Maras. Sebuah tradisi masyarakat Sumbawa yang dilaksanakan secara bergiliran antar rumah. Lingkungan ini juga punya program Pongo Karung (memikul karung) yakni program gotong royong lingkungan.
“Kalau soal kebersihan, lingkungan kami sudah sejak lama menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM,” kata Juliansyah.
Di sana kini ada Keban Maras, yakni kebun sayuran yang dikelolah oleh warga setempat. Jika tak ada aral melintang, dalam waktu dekat, warga juga akan menyiapkan kolam ikan dan apotek hidup.
Sementara untuk keamanan lingkungan, warga juga menyiapkan petugasnya. Sementara untuk memutus permasalahan yang dihadapi warga, sudah pula ada Rumah Mediasi. Menggunakan bagunan kantor keluarahan yang lama. Di sanalah permasalahan yang dihadapi warga diselesaikan dengan penuh kearifan. Sehingga tidak harus ke ranah hukum.
“Selama pandemi ini, warga yang pulang dari luar daerah wajib melakukan isolasi secara mandiri pada masing-masing rumahnya,” katanya.
Oh ya. Lingkungan Maras juga punya Sanggar Seni. Ini adalah panggung bagi warga yang memiliki bakat seni tradisi. Di sana kini sudah ada dua Sanggar Seni yakni "Angin Renas" dan "Beringin Renung."
Warga lainnya, Sri Wahyuni menambahkan, warga Lingkungan Maras saat ini, terutama yang perempuan, banyak yang menyibukkan diri dengan usaha rumahan atau home industri. Mulai dari membuat kembang, tas, gantungan kunci, dan pot bunga. Kerajinan tersebut memanfaatkan sampah plastik. Sehingga menjadi barang bernilai ekonomis.
“Ada juga yang menggeluti usaha kuliner,” kata Sri Wahyuni. Produk olahan hasil produksi warga lingkungan ini adalah kripik paruh dan aneka jajanan tradisional khas Sumbawa. Produk tersebut biasanya dijadikan oleh-oleh khas Sumbawa.
Oh ya. Lingkungan ini juga punya ara untuk jongging sport. Plus tempat fitnes untuk warganya. Keren bukan…! (kus/r6) Editor : Administrator