Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono mengatakan aksi warga berjalan damai. Mereka berasal dari berbagai kalangan. ’’Ada yang eks karyawan PT AMNT, pedagang, nelayan, termasuk dari asosiasi pedagang, petani, dan peternak di KSB,’’ sebutnya.
Dalam orasinya, pendemo mendesak perusahaan memberdayakan kembali dana CSR ke masing-masing desa di wilayah lingkar tambang. Membantu memulihkan ekonomi masyarakat. Memprioritaskan tenaga kerja dari warga lingkar tambang. Membuka balai training di wilayah lingkar tambang dan pemberdayaan pengusaha lokal. ‘’Sejumlah tuntutan ini disampaikan secara terbuka oleh massa saat aksi,’’ katanya.
Selain berorasi, pendemo juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan beberapa harapan dan tuntutan kepada perusahaan tambang tembaga dan emas itu. ‘’Setelah menyampaikan aspirasinya, para pendemo membubarkan diri,’’ jelas dia. (far/r8) Editor : Administrator