Rehab bendungan itu informasinya selesai dikerjakan September 2020 lalu. Proyek itu mencomot cadangan DAK irigasi tahun lalu. Dengan leading sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumbawa. Anggarannya sekitar Rp 323 juta lebih.
PPK Rehab Bendungan Tiu Bulu Sri Jayadi mengakui adanya kerusakan salah satu sayap bendungan itu. Sayap tersebut ambrol beberapa hari yang lalu. "Kami sudah turun ke sana untuk kros cek bersama kabid PSDA. Memang benar itu karena terjangan banjir," katanya, Selasa (23/2/2021).
Sayap bendungan yang rusak sepanjang 15 meter. Saat ini, sayap bendungan masih dalam tahap pemeliharaan kontraktor pelaksana. "Saya lupa sampai kapan masa pemeliharaannya. Yang jelas itu enam bulan. Nanti saya pastikan kapan PHO-nya terakhir," ujarnya.
Dia menambahkan, kondisi di lokasi masih banjir. Debit air juga masih belum surut. Kendati demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pelaksana agar memperbaiki kerusakan itu. "Kita lihat kondisi cuacanya dulu. Karena tidak bisa bekerja dalam kondisi banjir. Mungkin tunggu selesai banjir ini," jelasnya. (run/r8) Editor : Administrator