Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra menjelaskan penangkapan DD berkat partisipasi warga. Di rumah DD diinformasikan sering menjadi markas transaksi sabu. ”Anggota menyelidiki kebenaran informasi dengan menyanggongi rumah DD,’’ tuturnya.
Setelah berjam-jam memantau di sekitar rumah DD, petugas mendapati aktivitas yang mencurigakan. Polisi langsung mengepung rumahnya dan berhasil menangkap DD. ”Anggota periksa badan DD dan geledah rumahnya,” jelasnya.
Dalam penggeledahan, petugas menemukan lima poket sabu yang disembunyikan di bawah tempat cuci piring. "Sabu yang diamankan seberat 50,56 gram. Pelaku DD ini sudah lama menjadi target operasi kami," ungkap kapolres.
Selain sabu setengah ons lebih, polisi mendapati pula timbangan digital, delapan bendel klip obat, satu pipet berbentuk sekop, dua buah handphone, uang tunai Rp 2,4 juta.
Dari pengakuan DD, barang haram itu diperoleh dari luar pulau Sumbawa. Dia mengaku sudah empat kali memesan sabu. ”Diduga sabu yang diamankan itu sisa penjualannya,” duga kapolres.
Saat ini, anggota Satnarkoba sedang mendalami sumber barang. Termasuk menyelidiki bosnya DD. ”Kami sedang selidiki bandarnya," tambah dia. (run/r8) Editor : Administrator