‘’Bandara ini nantinya akan dibangun PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Pemda KSB hanya menginisiasi termasuk membentuk tim untuk mendukung percepatan realisasi pembangunan,’’ kata Penjabat Sekda KSB Amar Nurmansyah, Rabu (21/4/2021).
Pembentukan tim ini sebagai bentuk komitmen keseriusan pemerintah KSB kepada pihak swasta. Khususnya bagi mereka yang akan menginvestasikan anggaran untuk pembangunan bandara.
Terkait pembebasan lahan, lanjut dia, akan ada tim yang ditugaskan untuk menangani penentuan harga lahan yaitu Tim Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) atau tim appraisal. ‘’Mereka adalah lembaga independen yang diberikan mandat untuk melakukan penilaian terhadap lahan yang akan dibebaskan,’’ jelasnya.
Ada beberapa pertimbangan dalam penentuan harga tanah. Di antaranya berdasarkan NJOP dan harga transaksi jual beli tanah terakhir. ‘’Hal tersebut sudah terekam semuanya dan menjadi dasar dalam penentuan harga,’’ jelasnya.
Nanti, tambah dia, kemungkinan ada perbedaan harga di masing-masing blok. Harga yang akan dikeluarkan hanya satu, sehingga tidak ada ruang untuk tawar menawar. ‘’Kita berharap semua mendukung dan merealisasikan pembangunan bandara,’’ tambahnya. (far/r8) Editor : Administrator