TALIWANG-PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) membuka kembali gerbang Site Batu Hijau dan Elang mulai Selasa (1/3). Dengan penerapan kebijakan ini, karyawan, mitra bisnis, dan keluarga karyawan dengan badge permanen dapat keluar dan masuk gerbang site. Tapi tetap dengan pengaturan tertentu.
Kebijakan ini dikeluarkan setelah PT Amman Mineral Nusa Tenggara menghapus kebijakan karantina bagi seluruh karyawan yang kembali ke site setelah cuti lapangan mulai 15 Februari lalu.
Head of Corporate Communications Amman Mineral Kartika Octaviana menjelaskan, relaksasi kebijakan covid-19 di Site Batu Hijau dan Elang ini diambil dengan berbagai analisa risiko. ’’Amman Mineral telah menjalankan protokol covid-19 secara ketat selama dua tahun terakhir. Seluruh karyawan dan mitra bisnis kami sangat paham pentingnya menjaga protokol kesehatan,’’ jelas dia dalam siaran persnya, kemarin.
Selain itu, tingkat vaksinasi dan booster di site juga sangat tinggi. Risiko tertular Covid-19 yang menyebabkan gejala serius dapat diminimalisir. Dengan mobilitas karyawan yang lebih tinggi, perusahaan juga menerapkan sejumlah pengaturan sebagai bagian dari manajemen kelelahan (fatigue management,red).
Karyawan dengan sistem shift yang bertugas menjalankan operasi produksi dan mendukung langsung kelancaran operasi produksi memiliki kewajiban untuk tetap tinggal di dalam camp perusahaan saat roster bekerja. ’’Karyawan yang masuk dalam kategori ini tetap dapat keluar site setelah selesai menjalankan shiftnya,’’ paparnya.
Meski demikian, mereka wajib kembali ke site sesuai dengan waktu yang ditentukan. Ini untuk memastikan waktu istirahat yang cukup antara 6-8 jam. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memastikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Keselamatan Operasional (KO) pertambangan Amman Mineral. ’’Tentunya saat roster selesai, karyawan dapat kembali dan tinggal di rumah masing-masing,’’ terangnya.
Meski ada relaksasi, perusahaan terus mengingatkan seluruh karyawan dan mitra bisnis untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Terutama karena mobilitas yang kian meningkat.
Relaksasi kebijakan ini dilakukan perusahaan untuk menyambut kenormalan baru dan memberikan motivasi lebih kepada seluruh karyawan. ’’Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan, mitra bisnis serta pemangku kepentingan lainnya yang selama ini telah mendukung berbagai kebijakan Covid-19 yang dilakukan perusahaan sejak April 2020. Mari kita sambut kenormalan baru ini dengan semangat positif dan tentunya kewaspadaan, agar kita tetap terlindungi, sehat, dan selamat,’’ tutup Kartika. (far/r8)
Editor : Galih Mps