Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pabrik Smelter Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB

Galih Mps • Kamis, 2 Februari 2023 | 21:15 WIB
INVESTASI BESAR: Salah satu kompleks yang dibangun di kawasan pabrik smelter milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Bangunan ini menjadi camp untuk pekerja selama konstruksi smelter.(Amman Mineral for LOMBOK POST
INVESTASI BESAR: Salah satu kompleks yang dibangun di kawasan pabrik smelter milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Bangunan ini menjadi camp untuk pekerja selama konstruksi smelter.(Amman Mineral for LOMBOK POST

TALIWANG-Proyek pembangunan pabrik smelter PT Amman Nusa Tenggara di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diklaim menjadi penyumbang realisasi investasi terbesar NTB. Diketahui, realisasi investasi NTB 2022 lalu mencapai Rp 21,606 triliun.


Realisasi ini melampaui target nasional dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rp 18,5 triliun dan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Rp 15,4 triliun.


Berdasarkan akumulasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA), KSB berada di urutan pertama dengan total realisasi investasi Rp 14,61 triliun. Disusul Kabupaten Dompu Rp 3,28 triliun dan Kota Mataram Rp 1,60 triliun.


Presiden Direktur PT Amman Rachmat Makkasau mengatakan, capaian tersebut menggambarkan komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi bersama. Perusahaan melihat dukungan yang sangat besar terhadap pembangunan smelter, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. ”Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah terus diberikan kepada kami agar proyek smelter tetap dapat berjalan secara paralel dengan kegiatan bisnis operasional kami,’’ katanya.


Dukungan ini sangat berarti bagi PT Amman dan PT Amman Mineral Industri (AMIN) yang mengerjakan pabrik Smelter. Sehingga proyek-proyek besar lain yang akan meningkatkan nilai investasi dapat terealisasi. Termasuk dukungan agar Pemprov NTB mampu kembali mencapai target investasi tahun 2023 nanti. ”Ini sejalan dengan apa yang disampaikan Menko Perekonomian yang akan terus mendorong realisasi PSN (Proyek Strategis Nasional) dengan menyelesaikan hambatan terkait perizinan bagi investasi,’’ paparnya.


Hasil verifikasi semester lalu, progres pembangunan smelter telah mencapai angka 47 persen. Capaian ini didasari perhitungan realisasi anggaran kebutuhan untuk smelter, yang meliputi pembangunan fisik dan juga pembelian peralatan serta mesin untuk operasional. Nilai investasi yang telah dikeluarkan setara dengan 466 juta dollar Amerika dari total 982 juta dollar. ”Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk melanjutkan pembangunan smelter. Meskipun ada kendala pandemi Covid-19 dan krisis energi di Eropa,’’ terangnya.


Kendala tersebut menjadi faktor eksternal yang mengakibatkan terhambatnya pengiriman logistik dan mobilisasi sumber daya manusia (SDM). Sehingga target penyelesaian smelter di tahun 2023 tidak akan dapat terlaksana. ”Karena kendala eksternal, smelter ditargetkan selesai pada tahun 2024,’’ janjinya.


Rachmat menegaskan, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan Pemprov NTB guna menjelaskan mengenai capaian serta rencana bisnis operasional perusahaan pada tahun 2023. Pada pertemuan itu, PT Amman menyampaikan bahwa serapan SDM untuk berbagai proyek sejak tahun 2021 meningkat hingga 35 persen. ”Hampir 75 persennya berasal dari NTB,” sebutnya. (far/r8)

Editor : Galih Mps
#Sumbawa