Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gudang Kantor Desa Tua Nanga Sumbawa Barat Diduga Sengaja Dibakar, Kerugian Rp 250 Juta

Redaksi Lombok Post • Rabu, 11 Oktober 2023 | 22:50 WIB

YANG TERSISA: Puing kebakaran dan beberapa dokumen yang sempat diselamatkan akibat kebakaran gudang kantor Desa Tua Nanga, kemarin.
YANG TERSISA: Puing kebakaran dan beberapa dokumen yang sempat diselamatkan akibat kebakaran gudang kantor Desa Tua Nanga, kemarin.
LombokPost--Gudang Kantor Desa Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano, KSB, terbakar, Senin dini hari (9/10). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 1.20 Wita itu menghanguskan berbagai fasilitas dan aset milik pemerintah desa setempat.

Kebakaran ini menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. ’’Total kerugian sekitar Rp 250 juta,’’ sebut Kepala Desa (Kades) Tua Nanga, Hamzah, kemarin.

Kebakaran ini kali pertama diketahui petugas jaga malam. Kemudian dia dilaporkan kepada kades. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk memadamkan api, tapi usaha itu tak membuah hasil. ’’Penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian,’’ paparnya.

Pemerintah Desa telah melaporkan kasus tersebut kepada Polres KSB, kemarin. Laporan ini dibuat karena indikasinya kebakaran itu terjadi karena unsur kesengajaan. ’’Ada unsur kesengajaan, sehingga kami laporkan resmi polisi,’’ paparnya.

Untuk mendukung laporan tersebut, pihak desa juga menyerahkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. ’’Laporan ini juga menjadi dasar kami melapor ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),’’ urainya.

Gudang tempat kebakaran terjadi itu letaknya berada cukup dekat dengan kantor desa. Gudang ini digunakan pemerintah desa untuk menyimpan sejumlah aset seperti kursi, meja, terop, lemari, dan beberapa peralatan elektronik seperti kulkas dan beberapa laptop. ’’Aset-aset yang belum dihapus karena rusak itu kita simpan di gudang. Termasuk laptop, ini juga akan kita laporkan ke pemerintah,’’ janjinya.

Tak hanya aset berupa barang, beberapa dokumen penting milik desa juga terbakar. ’’Arsip dan dokumen kita sejak tahun 2019 sampai tahun 2022 juga ikut terbakar,’’ tambahnya.

Unsur kesengajaan semakin menguat dalam peristiwa ini. Informasi yang diperoleh koran ini, gudang kantor yang terbakar itu ternyata tak memiliki aliran listrik maupun kabel yang membentang.  

Kasatreskrim Polres KSB Iptu Abusatya mengakui saat ini pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan oleh TKP. ’’Tim Inafis bersama Kanit Pidum sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran terjadi,’’ katanya.

Hingga kini, tim masih bekerja. Dia meminta agar proses tersebut sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian. ’’Kita tunggu sampai tim selesai bekerja,’’ tambahnya. (far/r8) 

Editor : Redaksi Lombok Post
#KSB #Sumbawa Barat #Taliwang #Poto Tano