LombokPost-Khaerul dan Ramdani warga Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditemukan tak bernyawa, Minggu (5/11).
Dua bocah sekolah dasar (SD) ini tewas tenggelam terseret arus sungai.
Menurut keterangan sejumlah warga, sebelum ditemukan meninggal dunia, kedua korban bersama empat rekannya bermain di sungai yang berlokasi di belakang SDN 2 Taliwang.
Saat asyik mandi, kedua korban kemudian terbawa arus sejauh 20 meter.
Rekan korban berteriak minta tolong bahwa ada korban terbawa arus.
Mendengar teriakan itu, sejumlah warga kemudian berusaha membantu melakukan pencarian.
Sebagian lagi kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Taliwang.
Lokasinya juga tak jauh dari Polsek Taliwang. Tepatnya di bawah jembatan Polsek, Kelurahan Bugis.
Kedua korban kali pertama dilaporkan tenggelam sekitar pukul 13.00 Wita.
Tim dari Polsek Taliwang dibantu petugas BPBD KSB bersama warga kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Korban pertama ditemukan sekitar pukul 13.45 Wita. Sedangkan korban kedua sekitar pukul 14.00 Wita.
Keduanya sempat dilarikan ke RS Asy Syifa Sumbawa Barat untuk mendapat pertolongan. Namun nyawa mereka tidak dapat diselamatkan.
Kapolres KSB AKBP Yasmara Harahap membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Dia menjelaskan, sebelum meninggal, dua korban sempat mendapat penanganan medis dari RSUD Asy Syifa.
”Berbagai upaya sudah dilakukan, termasuk pompa jantung selama 10 menit, namun nasib berkata lain, keduanya meninggal dunia,’’ katanya.
Dalam kasus ini, polisi sudah turun olah TKP. Ini untuk memastikan penyebab kematian kedua korban.
”Anggota Satreskrim sudah turun untuk olah TKP dan penyelidikan,’’ tambanya. (far/r8)
Editor : Marthadi