Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati KSB Minta Pemprov NTB Perbaiki Jalan Poto Tano

M Islamuddin • Senin, 1 April 2024 | 07:00 WIB

SAFARI RAMADAN: PJ Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi saat melaksanakan safari Ramadhan di KSB. (FOTO: FARUK/LOMBOK POST)
SAFARI RAMADAN: PJ Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi saat melaksanakan safari Ramadhan di KSB. (FOTO: FARUK/LOMBOK POST)

 

LombokPost-Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW Musyafirin meminta pembangunan yang menjadi tanggung jawab Pemprov NTB segera ditangani. Hal ini disampaikan bupati saat Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi ke KSB.

Kewenangan Pemprov NTB yang menjadi sorotan Bupati KSB, yakni penanganan jalan Lintas Poto Tano-Taliwang yang selama ini dikeluhkan masyarakat; Keberlanjutan penanganan danau wisata Lebo Taliwang yang sejauh ini telah dua kali dilakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Pemda KSB dengan BKSDA dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara.

"Harapan kami, jalan provinsi di Kecamatan Poto Tano segera diperbaiki. Termasuk penanganan kawasan konservasi Danau Lebo Taliwang," harapnya.

Dia juga menyampaikan tentang perkembangan KSB yang saat ini menjadi poros ekonomi di NTB. "KSB di tengah-tengah kontraksi perekonomian dengan sektor tambang alhamdulillah pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 ini mencapai 9,41 persen dan tertinggi di Provinsi NTB," jelasnya.

Baca Juga: Sukses Pimpin KSB, Tokoh dari Dompu Ini Sebut HW Musyafirin Layak Pimpin NTB

Sebagai poros ekonomi nasional, KSB saat ini ditetapkan sebagai Kawasan Industri baru di Indonesia Timur. Harapannya, penetapan kawasan ini mendapat dukungan maksimal dari Pemprov NTB maupun semua pihak terkait lainnya. "Smelter saat ini sebagai simbol investasi di sektor tambang. Banyak sekali keluhan-keluhan dari pelaku industri, terutama infrastruktur jalan," ujarnya.

Infrastruktur pendukung terutama jalan menjadi persoalan utama di KSB. Jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Pemprov NTB kondisinya cukup memprihatinkan. Bupati mencontohkan jalan Pola Mata. Jalan ini memiliki tanjakan yang sangat ekstrim, bahkan hampir setiap hari terjadi insiden kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. "Ini yang menghambat sekali, angka kecelakaannya tinggi. Kami berharap sekali infrastruktur jalan segera diperbaiki. Karena memang NTB khususnya NTB sekarang ditetapkan sebagai Kawasan Industri. Ini akan membantu ekonomi KSB maupun NTB secara umum," ingatnya.

Selain menyampaikan sejumlah harapan, bupati juga menyampaikan beberapa pembangunan penting yang saat ini sedang berlangsung di KSB. Salah satunya pembangunan Bandara di Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano. "Insyallah November tahun ini sudah dioperasikan. Kami berharap ada perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan dari bandara menuju Kawasan Industri. Ini juga mendukung sektor Pariwisata di KSB," harapnya.

Baca Juga: Ketua Baznas NTB Dorong Bupati KSB HW Musyafirin Mengabdi Lebih Luas Untuk NTB

Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi telah memerintahkan seluruh jajaran Pemprov NTB untuk mengakomodir beberapa harapan yang disampaikan Bupati KSB. "Sebenarnya KSB ini daerah kaya, tapi karena kewenangan jadi kendala, ini semua kami catat. Itu kenapa saya membawa personil lengkap, ada Pj Sekda, Ibnu Salim, Kepala Bappeda Provinsi NTB dan sejumlah pejabat terkait lain," janjinya.

Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur NTB ini mengakui, beberapa waktu lalu, Pemprov NTB ikut mendorong hadirnya Kawasan Industri Sumbawa Barat. "Setelah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, sekarang kita punya Kawasan Industri di Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Dan ini akan terus berlanjut di kabupaten/kota lain di NTB," tambahnya. (far/r8)

Editor : Akbar Sirinawa
#kawasan industri #Taliwang #Kabupaten Sumbawa Barat #Poto Tano #Pj Gubernur NTB #Lalu Gita Ariadi #infrastruktur jalan #Pertumbuhan Ekonomi