Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Harga Jagung Terjun Bebas, Petani Diminta Kalembo Ade

M Islamuddin • Jumat, 5 April 2024 | 08:30 WIB

HARGA MASIH RENDAH: Petani di Kabupaten Bima sedang menggiling jagung, beberapa hari lalu. (ISLAMUDDIN/LOMBOK POST)
HARGA MASIH RENDAH: Petani di Kabupaten Bima sedang menggiling jagung, beberapa hari lalu. (ISLAMUDDIN/LOMBOK POST)

LombokPost-Harga jagung di Kabupaten Bima  terjun bebas. Kini, harga jagung di jauh dari harapan para petani.

Gudang penampung jagung di Bima PT Sentosa Utama Lestari (SUL) telah mengumumkan harga terbaru per Kamis 4 April . Dalam pengumumannya, perusahaan menyampaikan bahwa harga jagung turun Rp 150 dari harga sebelumnya.

Harga jagung sebelumnya dengan kadar air 15-17 persen Rp 4.425 per kilogram. Sekarang harganya turun menjadi Rp 4.275 per kilogram.

Baca Juga: Petani di Bima Galau, Jelang Panen Raya Harga Jagung Justru Anjlok

"Pengumuman kepada seluruh supplier/petani PT SUL pada hari Kamis 4 April 2024, harga turun Rp 150 dari Rp 4.425 per Rp 4.275 (per kilogram). Terima kasih dan kalembo ade ta (lapang dada)," tulis PT SUL dalam pengumumannya, Kamis (4/4).

Harga jagung yang kian anjlok membuat petani merugi. Sebelumnya, harga jagung pada Desember 2023 sampai Februari 2024 tembus hingga Rp 8.500 per kilogram dengan kadar air 16 persen. Jelang panen raya, harga jagung berangsur turun hingga Rp 6.800 per kilogram. "Kalau begini, kami rugi," kata Saian, petani asal Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima dihubungi via telepon genggam.

Dia mengaku harga jagung tersebut tidak sepadan dengan modal tanam. Apalagi, harga bibit jagung, biaya tanam, pestisida hingga pupuk semuanya naik. "Harga jagung sekarang menyiksa kami. Modal yang kami keluarkan sangat besar," ujarnya.

Dia berharap harga jagung naik Rp 5 ribu per kilogram. Karena menurutnya, harga tersebut dinilai sesuai dengan modal awal mereka. "Kami harap jangan sampai turun di bawah Rp 5 ribu," harap Saian. (jlo/r8)

Editor : Akbar Sirinawa
#Kecamatan Soromandi #Kabupaten Bima #Panen Raya #Harga Jagung #Desa Punti