Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemda Sumbawa Barat Siapkan Puluhan Mesin Combine untuk Petani

nur cahaya • Selasa, 15 April 2025 | 13:00 WIB

 

TINJAU: Bupati KSB Amar Nurmansyah saat meninjau panen di Desa Ai Suning, Kecamatan Seteluk, beberapa waktu lalu. 
TINJAU: Bupati KSB Amar Nurmansyah saat meninjau panen di Desa Ai Suning, Kecamatan Seteluk, beberapa waktu lalu. 

LombokPost-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara bertahap akan menyalurkan mesin combine (alat pemanen padi modern,red). Sebagai komitmen awal, pemerintah akan menyalurkan sekitar 10 unit mesin.

‘’Dalam 14 hari ke depan, 10 mesin combine ini mulai kita salurkan. Mudah-mudahan, mesin ini bisa membantu petani yang saat ini sedang memasuki musim panen,’’ kata Bupati KSB Amar Nurmansyah saat mengikuti kegiatan panen padi perdana di wilayah Orong Bawa, Desa Ai Suning, Kecamatan Seteluk, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Lepas Posisi Atlet demi Menjadi Pelukis, Kisah Senin Apriadi Sebagai Pelukis Gumi Selaparang

Dalam kunjungan tersebut, Amar didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Asisten II Setda KSB Suhadi, Kadis Pertanian Jamilatun, Kadis Perindagkop Suryaman, dan beberapa pejabat Pemda KSB lain. Bupati sengaja membawa serta para pejabat ini sekaligus memastikan semua kebutuhan petani, baik selama masa penan maupun pasca panen terlayani dengan baik. ‘’Penyaluran mesin ini sebagai bentuk dukungan kita terhadap kedaulatan pangan. Peningkatan kesejahteraan petani, termasuk peningkatan nilai tambah dan daya saing usaha pertanian,’’ paparnya. 

Tahun ini, musim panen di KSB sendiri berlangsung serentak di semua kecamatan. Kondisi ini mengakibatkan petani kekurangan mesin combine. Bahkan sejumlah kelompok tani terpaksa menyewa mesin dari luar KSB, bahkan ada yang didatangkan dari Lombok. ‘’Ini juga sebagai salah satu bentuk intervensi pemerintah bagaimana produksi pertanian meningkat dan cepat,’’ janjinya. 

Photo
Photo

Menurutnya, hampir setiap tahun petani selalu mengalami kekurangan mesin combine. Di satu sisi, petani mulai meninggalkan cara tradisional untuk memanen padi. ‘’Ini salah satu cara kita meringankan beban petani. Setiap tahun mereka selalu mengeluh tentang minimnya ketersediaan alat pemotong padi,’’ jelasnya. 

Penggunaan mesin combine dirasa mampu menyelesaikan panen dalam waktu lebih cepat. Dari sisi biaya juga bisa ditekan, sehingga mampu menghemat biaya produksi dan petani akan sangat diuntungkan. Asisten II Setda KSB Suhadi menegaskan, panen menggunakan alsintan combine sangat membantu petani. ‘’Combine dapat menekan kehilangan hasil panen yang cukup signifikan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para petani,’’ katanya.

Baca Juga: Astra Group Mataram Konsisten Dukung Pencegahan Stunting Melalui Posyandu Binaan 

Sementara, panen dengan cara konvensional memerlukan waktu yang agak lama. Panen dengan menggunakan alsintan Combine menjadi solusi untuk sulitnya mendapatkan tenaga kerja saat panen raya, namun tetap tak mematikan peluang untuk tenaga kerja panen. ‘’Penggunaan alat panen ini masalah tenaga kerja yang semakin sulit juga dapat teratasi dan pelaksanaan panen dapat lebih cepat. Pertanian pun menjadi lebih efisien,’’ tambahnya. (far/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#KSB #Pertanian #produksi #Petani #panen #Combine