LombokPost - Bupati Dompu Bambang Firdaus menyoroti pentingnya gerakan Dompu Zero Waste.
Menurut dia, zero waste adalah gaya hidup yang bertujuan meminimalkan produksi sampah hingga nol melalui prinsip mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, dan mengomposkan sampah.
Penekanan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Dompu Zero Waste lebih dari sekadar pengelolaan sampah. Ini melibatkan perubahan fundamental dalam cara kita memproduksi, mengkonsumsi, dan mengelola barang-barang dalam kehidupan sehari-hari," tegas bupati saat rapat koordinasi (Rakor) di aula pendopo bupati Dompu, Selasa (17/6).
Dia juga mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk menjadi garda terdepan dalam gerakan Dompu Zero Waste.
"ASN dan PPPK adalah elemen intelektual yang harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam mewujudkan Dompu Zero Waste," ujarnya.
Partisipasi aktif mereka dinilai krusial untuk mendorong kesadaran dan partisipasi masyarakat luas.
Bupati menambahkan, program ”Gerakan Semesta Jumat Bersih” yang telah berjalan selaras dengan visi Dompu Zero Waste.
”Kolaborasi dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjadikan Dompu daerah yang bersih, indah, asri, dan nyaman,” jelas dia.
Selain isu lingkungan, Bambang Firdaus juga menyoroti inovasi dan kedisiplinan ASN. Dia menegaskan, ASN dan PPPK yang mampu berinovasi demi kemajuan Dompu akan diberikan "panggung terhormat" di lingkungan Pemda Dompu.
"Besarnya manfaat inovasi bagi kemajuan daerah, sudah sewajarnya Pemda Dompu akan memberikan apresiasi kepada ASN maupun PPPK yang mampu menciptakan inovasi dalam tugas dan fungsinya," jelasnya. Inovasi dari para abdi negara ini diharapkan dapat memberikan warna positif bagi kemajuan daerah.
Masalah kedisiplinan ASN juga menjadi perhatian utama Bupati Dompu. Dia menekankan, kedisiplinan harus menjadi kebiasaan rutin sehari-hari, bukan hanya ditunjukkan saat pimpinan berada di tempat.
"Tidak mungkin seorang bupati bisa mengawasi secara terus-menerus kedisiplinan ASN di semua OPD yang ada, karena bupati juga punya keterbatasan," imbuhnya.
Wakil Bupati Dompu Syirajuddin berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menerjemahkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Dompu ke dalam program dan kegiatan nyata. "Hendaknya dalam mengimplementasikan berbagai program dan kegiatannya, OPD yang ada mampu menerjemahkan visi dan misi bupati dan wakil bupati Dompu," terangnya. (jlo/r5)
Editor : Redaksi Lombok Post