LombokPost — Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah bersama Kapolres KSB AKBP Zulkarnain melaksanakan penanaman jagung serentak kuartal III se-Indonesia.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan Perhutani Rora Telu Watasan Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang.
Kegiatan ini pun disambut positif dan mengapresiasi kegiatannya.
Baca Juga: KSB Tuan Rumah Harganas ke-32, Bahas Persiapan Yang Matang
‘’Kami menyambut positif serta mengapresiasi peran aktif polri mendampingi petani dari proses tanam hingga panen,’’ jelas Bupati KSB Amar Nurmansyah, kemarin.
Dia mengakui, pendampingan seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mencapai hasil yang diharapkan. Terutama menjaga ketahanan pangan.
Tak kalah penting, kegiatan penanaman jagung ini tetap memperhatikan keseimbangan antara produktivitas pertanian dan pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Banyak Orang Kaya Terima PKH, Pemda KSB Benahi Data Kemiskinan
‘’Dari total 19 ribu hektare lahan pertanian kita, 11 ribu hektare merupakan lahan tadah hujan. Dimanfaatkan untuk penanaman jagung,’’ katanya.
Jagung dari KSB cukup signifikan dan sebagian besar disalurkan ke luar daerah, khususnya ke Pulau Jawa sebagai bahan baku pakan ternak dan industri pangan.
‘’Meski kita tanam jagung, kawasan hutan kita tetap terjaga produksi jagung tetap maksimal. Ini menunjukkan pembangunan bisa berjalan seimbang dengan pelestarian,’’ urainya.
Baca Juga: Bupati KSB Lantik Pengurus Posyandu Periode 2025–2029, Diminta Tingkatkan Pelayanan Publik
Amar juga menyoroti tantangan fluktuasi harga jagung dan pentingnya peran Bulog dalam menjamin stabilitas harga. Dia meminta Dinas Pertanian mengarahkan penggunaan bibit sesuai kebutuhan pasar, baik pakan ternak maupun industri pangan. ‘’Kita harus memastikan setiap kebijakan pertanian berbasis pada data dan kebutuhan pasar,’’ ingatnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani jalan beriringan.
Dengan semangat gotong royong, dukungan teknologi pertanian dan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Pemerintah KSB optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta menjaga kemandirian pangan daerah secara berkelanjutan.
‘’ Ini sangat penting agar hasil panen petani memberikan nilai ekonomi yang optimal,’’ tambahnya.
Kapolres KSB AKBP Zulkarnain menegaskan komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan nasional. Polri siap terlibat aktif baik dalam pengamanan, koordinasi dan pendampingan kepada petani di lapangan. ‘’Kami siap menjalin kolaborasi dengan semua pihak,’’ tambahnya. (far/r5)
Editor : Siti Aeny Maryam