LombokPost - Pemkab Bima bekerja sama dengan Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 941.480 kilogram atau 941,48 ton.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 47.074 orang penerima manfaat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bima.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden guna mengatasi kekurangan pangan, gejolak harga, bencana alam dan sosial, serta antisipasi keadaan darurat.
Baca Juga: Pemkot Bima Gelontorkan Rp 2 Miliar untuk PKH Daerah, Tahap Pertama Sasar 1.200 Penerima Manfaat
Penyaluran dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.
Pelepasan distribusi bantuan secara resmi dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Bima Irfan Zubaidy di lobi kantor Bupati.
Dia didampingi Sekda Bima Adel Linggi Ardi, Kepala Dinas Sosial Tajudin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan HM Natsir, pimpinan Bulog Bima, serta para pejabat eselon III dari Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan.
Baca Juga: Banyak Orang Kaya Terima PKH, Pemda KSB Benahi Data Kemiskinan
Wabup Irfan menekankan pentingnya bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu.
“Pendekatan ini memang bersifat sementara. Meski belum menyelesaikan masalah secara menyeluruh, penyaluran ini adalah bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat ke depan,” ujarnya.
Dia menambahkan, pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program intervensi. “Kami ingin keluarga miskin bisa hidup lebih layak dan mandiri,” tegasnya.
Baca Juga: Kemensos Langsung Blokir Rekening Penerima Bansos PKH dan BPNT Bila Melakukan Ini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bima HM Natsir menjelaskan, pihaknya akan memberi kontribusi konstruktif dalam pembangunan daerah, khususnya dalam aspek distribusi pangan.
“Kami mendorong agar masyarakat memiliki pilihan dalam mengatasi isu pekerjaan, pendapatan, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Sebagai penanda dimulainya penyaluran, acara launching ditutup dengan pelepasan armada truk pengangkut beras menuju kecamatan-kecamatan sasaran. (gun/r5)
Editor : Jelo Sangaji