Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wabup Hanipah Ancam Cabut Izin Agen Elpiji Nakal di Sumbawa Barat

M Islamuddin • Selasa, 22 Juli 2025 | 09:02 WIB
Disdag ntb pastikan ketersediaan elpiji pelaku usaha mikro aman.
Disdag ntb pastikan ketersediaan elpiji pelaku usaha mikro aman.

LombokPost - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Hj Hanipah mengancam akan membebekukan dan mencabut izin agen atau panggalan gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram (Kg).

‘’Agen atau pengkalan nakal gas kalau masih memainkan gas elpiji subsidi masyarakat miskin, izinnya kami cabut,’’ kata wabup.

Hajah Nani disapa akrab Wabup meminta OPD teknis, terutama yang mengurusi masalah elpiji subsidi untuk lebih banyak turun ke lapangan.

Menurutnya, kelangkaan gas subsidi pemerintah untuk rakyat miskin itu menjadi masalah klasik yang hampir tiap saat terjadi.

‘’Saya minta OPD tehnis turun ke lapangan. Pantau langsung penyaluran gas ini. Kalau masih ada yang nakal, cabut izinnya saat itu juga,’’ ancamnya. 

Dia menjelaskan, ada kesalah pahaman tentang penggunaan elpiji subsidi ini. Elpiji yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin tidak sedikit dipakai atau digunakan kalangan mampu.

Kondisi ini mengakibatkan elpiji yang seharusnya mudah didapat oleh masyarakat itu menjadi langka. ‘’Saya juga ingatkan ASN yang masih menggunakan gas ukuran 3 kilogram, mulai saat ini hentikan,’’ ingatnya. 

Di masa pemerintahan dirinya dengan Bupati KSB Amar Nurmansyah, pelayanan dasar kepada masyarakat menjadi skala prioritas.

Gas elpiji ukuran 3 Kg ini juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan tepat sasaran. ‘’Saya ingatkan Agen Gotong Royong (AGR) masing-masing wilayah untuk ikut memantau. Kalau ditemukan hal aneh, segera laporkan untuk ditindak lanjuti,’’ harapnya. 

Wabup juga meminta kepada semua pihak untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat. Termasuk penggunaan gas subsidi masyarakat miskin.

‘’Jangan rampas hak rakyat miskin untuk kepentingan kalangan mampu. Alasan apapun tidak dibenarkan disini,’’ tambahnya.

Diketahui, kelangkaan gas elpiji sebenarnya tidak akan terjadi jika ada kesadaran sebagian orang bahwa gas tersebut dikhususkan untuk masyarakat miskin.

Di lapangan, penggunaan gas ini kemudian banyak dialihfungsikan, bahkan untuk kepentingan bisnis. ‘’Ini perlu kita ingatkan bersama. Untuk jadi pelajaran kita ke depan,’’ pintanya. (far/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#Sumbawa Barat #Hj Hanipah #elpiji 3 kg #gas elpiji 3 kg