LombokPost - Pemkab Sumbawa serius memperhatikan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Komitmen ini disampaikan Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot saat membuka Sosialisasi Pembinaan dan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Kecamatan Empang, Rabu (17/9).
Bupati Jarot menegaskan, guru PAUD adalah garda terdepan pembentukan karakter anak. Namun, banyak dari mereka menghadapi keterbatasan, baik fasilitas maupun kesejahteraan.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya keras untuk membuat kebijakan yang berpihak kepada para guru. "Kami sedang berupaya agar guru PAUD mendapat tambahan kesejahteraan," ungkapnya.
Menurut bupati, peningkatan kesejahteraan ini diharapkan dapat memotivasi guru dalam mendidik generasi masa depan Sumbawa.
Selain itu, pemerintah juga terus membenahi fasilitas dan infrastruktur pendidikan agar aman, nyaman, dan berkualitas. "Moral dan akhlak juga sangat penting untuk kita bina bersama," tegas Jarot.
Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa Ida Fitria Syarafuddin Jarot mengajak semua pihak untuk bersinergi mencetak Generasi Emas Samawa. Dia menyoroti pentingnya memastikan setiap anak tumbuh optimal.
Ida Fitria juga mengapresiasi perjuangan guru PAUD yang tulus mendidik anak-anak, meski dengan fasilitas terbatas. "PAUD HI tidak bisa berdiri sendiri. Perlu dukungan gizi, lingkungan sehat, dan keterlibatan keluarga," jelasnya.
Berbagai langkah strategis telah ditempuh. Termasuk pemantauan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, dukungan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), dan penerapan PAUD Holistik Integratif.
"Pendidikan anak adalah kerja bersama. Mari kita pastikan tidak ada anak Sumbawa yang tertinggal, demi lahirnya generasi emas yang unggul, maju, dan sejahtera," pungkasnya.
Editor : Jelo Sangaji