LombokPost - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka. Salah satunya melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi.
‘’Ini bagian dari strategi kita melakukan percepatan penurunan tingkat pengangguran terbuka di KSB,’’ jelas Kadis Nakertrans KSB Slamet Riadi, kemarin.
Pelatihan kerja berbasis kompetensi ini mencakup penguatan lembaga pelatihan keterampilan swasta, penguatan terhadap pelatihan vokasi melalui pusat kerja khusus seperti SMK. ‘’Ada juga sosialisasi program pelatihan BLK berbasis masyarakat, terutama daerah yang sulit dijangkau, seperti Mata Iyang dan Desa Talonang,’’ jelas dia.
Meta sapaan Slamet Riadi menyebutkan, pelatihan penguatan kompetensi ini diikuti sekitar 16 peserta. Mereka mendapat berbagai pelatihan disesuaikan dengan bidang kompetensi masing-masing.
‘’Beberapa peserta yang ini mengambil jenis pelatihan jurusan listrik khususnys operasional listrik industri,’’ sebutnya.
Dia mengakui, strategi percepatan penurunan tingkat pengangguran terbuka tidak hanya melalui pelatihan. Untuk menurunkan angka pengangguran, Pemda KSB pun diakuinya telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan terutama yang bergerak disektor pertambangan.
Kerja sama ini, lanjutnya, telah banyak menyerap tenaga kerja Sumbawa Barat. ‘’Ke depan kita akan terus menjalin kemitraan dengan semua perusahaan yang beroperasi di KSB, sehingga anak muda KSB yang memiliki kompetensi bisa bekerja di perusahaan tersebut,’’ tambahnya.
Editor : Jelo Sangaji