LombokPost – Kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi, MotoGP Mandalika 2025, yang sukses digelar pada 3-5 Oktober di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
Salah satunya adalah PT Sumbawa Timur Mining (STM), perusahaan eksplorasi tembaga pemegang Kontrak Karya Generasi ke-7, yang turut andil besar dengan menyediakan satu unit helikopter untuk mendukung layanan transportasi udara dan, yang paling krusial, evakuasi medis darurat.
Helikopter tersebut disiagakan di sekitar Sirkuit Mandalika, mulai dari masa persiapan hingga puncak acara. Keberadaan fasilitas ini menjadi tulang punggung dalam memastikan standar keselamatan dan protokol medis internasional terpenuhi, yang memang merupakan salah satu persyaratan wajib dalam ajang sekelas MotoGP.
Menjamin Keselamatan Berstandar Global
Dalam ajang olahraga internasional, helikopter memegang peran vital, terutama dalam skenario darurat. Ketersediaan unit ini sangat memperkuat layanan kesehatan bagi para pembalap, kru, dan bahkan pengunjung yang membutuhkan penanganan medis super cepat. Dengan kecepatan evakuasi udara, risiko fatal dapat diminimalkan, sejalan dengan nilai inti perusahaan STM, yakni "Hidup Adalah yang Utama."
Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi dari STM.
“Kami menyambut baik dukungan PT Sumbawa Timur Mining dalam menyukseskan MotoGP Mandalika 2025. Helikopter ini digunakan untuk kebutuhan transportasi udara dan evakuasi medis jika diperlukan, sehingga menambah kesiapan NTB dalam menyelenggarakan ajang internasional dengan standar keselamatan yang tinggi,” ujar Gubernur, Senin (6/10).
Sinergi Industri dan Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Gubernur Iqbal menambahkan bahwa dukungan ini merupakan cerminan dari sinergi yang harmonis antara sektor industri dan Pemerintah Provinsi NTB.
“Ini adalah contoh nyata bagaimana sektor industri di NTB dan kami Pemerintah Provinsi dapat saling mendukung demi pertumbuhan daerah. MotoGP Mandalika adalah agenda besar yang sangat potensial dalam meningkatkan perekonomian lokal, oleh karena itu sinergi lintas sektor penting untuk dijaga,” tegasnya.
Sementara itu, Principal Communications STM, Cindy Elza, mengungkapkan rasa bangga perusahaannya dapat terlibat langsung.
“Kami berterima kasih dan merasa bangga atas kesempatan yang diberikan Bapak Gubernur, sehingga STM dapat terlibat langsung dalam menyukseskan MotoGP Mandalika 2025. Dukungan ini merupakan salah satu wujud partisipasi kami dalam pengembangan ekonomi daerah, selain dari program-program yang kami lakukan di Kabupaten Dompu, area kerja kami,” jelas Cindy.
Indonesia sendiri kembali mendapat kehormatan menjadi tuan rumah MotoGP di Mandalika sejak tahun 2022, setelah vakum selama 25 tahun sejak terakhir kali digelar di Sirkuit Sentul pada 1996-1997. Kehadiran fasilitas transportasi dan evakuasi udara dari PT STM ini telah memastikan bahwa perhelatan akbar tahun 2025 berjalan tidak hanya meriah, namun juga aman dan selamat bagi semua pihak.
Editor : Pujo Nugroho